INFO NABIRE
Home » Blog » Keren! Mahasiswa Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari Asal Nabire Ciptakan Mesin Ubah Sampah Plastik Jadi BBM

Keren! Mahasiswa Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari Asal Nabire Ciptakan Mesin Ubah Sampah Plastik Jadi BBM

Kendari, 19 Januari 2026 – Di tengah persoalan sampah plastik yang kian mengkhawatirkan di wilayah perkotaan, secercah harapan lahir dari tangan seorang mahasiswa Papua asal Nabire. Yulianus Obaipa, mahasiswa Teknik Mesin Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari, berhasil menciptakan mesin pirolisis skala laboratorium berbasis pemanas listrik yang mampu mengolah sampah plastik menjadi Bahan Bakar Minyak (BBM).

Inovasi ini lahir dari proses panjang perancangan dan pengujian reaktor pirolisis yang menjadi bagian dari karya ilmiah Yulianus. Mesin tersebut dirancang untuk mengurai senyawa organik melalui proses pemanasan tanpa kontak langsung dengan udara luar, pada rentang suhu 300°C hingga 700°C.

Melalui penelitian ini, Yulianus tidak hanya menguji kemampuan alat dalam mencapai dan mempertahankan suhu optimal, tetapi juga mengevaluasi kinerja termal, laju pemanasan, hingga efisiensi energi dari sistem reaktor. Hasilnya, alat pirolisis ini mampu menghasilkan produk berupa bio-oil (minyak pirolisis), biochar, dan gas, khususnya dari sampah plastik jenis polypropylene, cangkang sawit, dan cangkang kelapa.

Ketua Jurusan Teknik Mesin sekaligus Pembina Bengkel Keilmuan Teknik Mesin UHO, Dr.Eng. Lukas Kano Mangalla, ST., MT., IPM, menyampaikan apresiasinya terhadap karya mahasiswa Papua tersebut. Menurutnya, alat pirolisis ini merupakan bentuk nyata inovasi teknologi tepat guna.

“Alat ini mengubah sampah plastik menjadi bahan bakar seperti solar, bensin, dan minyak tanah. Prosesnya melalui tabung pemanasan listrik dan dua tahap kondensor, hingga akhirnya menghasilkan minyak pirolisis,” jelas Lukas.

Ia menambahkan, ide kreatif ini sangat relevan dengan kondisi Papua yang masih menghadapi persoalan sampah dan keterbatasan energi. Harapannya, alat ini dapat dikembangkan ke skala yang lebih besar agar memberi manfaat ekonomi bagi masyarakat.

Lebih dari sekadar inovasi teknologi, karya Yulianus Obaipa mencerminkan semangat anak Papua dalam berkontribusi pada solusi lingkungan dan energi berkelanjutan. Dari bengkel keilmuan Teknik Mesin di Kendari, lahir gagasan besar untuk masa depan Papua yang lebih bersih dan mandiri energi.

[Nabire.Net]

Artikel Terkait

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.