Seribu Lilin Dinyalakan di Nabire, Tanda Harapan Baru bagi Penyintas HIV
Nabire, 8 Desember 2025 – Dalam rangka memperingati Hari AIDS Sedunia, Frenny Anouw, S.Ip, mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menghadapi perubahan dan menjaga keberlanjutan layanan HIV di Papua Tengah. Peringatan ini diisi dengan doa, hening cipta, dan penyalaan lilin sebagai simbol kepedulian terhadap para penyintas HIV, Senin (08/12).
Dalam sambutannya, Frenny menegaskan pentingnya edukasi HIV kepada masyarakat untuk menghapus stigma negatif yang masih kuat hingga hari ini. Menurutnya, stigma tersebut membuat banyak orang takut memeriksakan diri dan enggan berobat, sehingga penanganan HIV menjadi terhambat.
“Masih banyak masyarakat yang memiliki pandangan buruk tentang HIV. Ini membuat mereka takut memeriksa dan mendapatkan pengobatan. Edukasi harus terus ditingkatkan,” tegasnya.
Ia juga menyoroti pentingnya peningkatan layanan oleh lembaga terkait seperti KPA, Dinas Kesehatan, serta seluruh instansi yang berkaitan dengan penanganan HIV di Papua Tengah. Frenny berharap pemerintah provinsi dan kabupaten memberikan perhatian serius terhadap pelayanan kesehatan, terutama terkait ketersediaan tenaga medis.
“Kita perlu memastikan tenaga medis cukup dan pelayanan benar-benar berjalan. Masalah ini harus kita tangani secara serius,” tambahnya.
Sebagai langkah nyata, KPA dijadwalkan akan melaksanakan pemeriksaan HIV massal pada Januari 2026. Pemeriksaan akan dilakukan mulai dari tingkat bawah, yakni di kelurahan, sekolah-sekolah, hingga ruang publik lainnya.
“Mari kita bergandengan tangan agar masyarakat Papua Tengah selamat dan menjadi tuan di atas tanahnya sendiri,” ujar Frenny.
Ia juga menyampaikan bahwa pihaknya telah mengajukan Perda untuk menutup tempat hiburan tanpa izin dan kini sedang dibahas di DPR.
Acara kemudian dilanjutkan dengan kesaksian ODIF, perenungan, dan ditutup dengan pembakaran 1.000 lilin. Penyalaan lilin dilakukan oleh Ketua KPA Papua Tengah Ukkas, perwakilan Dinas Kesehatan, serta para peserta sebagai simbol harapan hidup yang panjang bagi masyarakat.
[Nabire.Net/Sitti Hawa]








Tinggalkan Komentar