Kepala Suku Besar Meepago Desak Pemerintah Sahkan Perda Pelarangan Miras

Nabire, 26 Juni 2025 – Sejumlah besar masyarakat di Kabupaten Nabire dan wilayah sekitarnya dilaporkan menjadi korban akibat peredaran alkohol lokal berbahaya dan minuman oplosan ilegal. Kondisi ini turut diperparah dengan maraknya peredaran makanan dan minuman kadaluarsa yang berdampak buruk pada kesehatan masyarakat.
Kepala Suku Besar Meepago, Melkias Keiya, dalam pernyataan resminya kepada media menegaskan bahwa tragedi ini terjadi karena kelalaian serius dari pemerintah daerah dan Provinsi Papua Tengah.
“Kami melihat pembiaran terjadi di depan mata. Banyak yang mati keracunan. Alkohol seperti murah dijual bebas. Ini tragedi, bukan hanya kelalaian,” ujar Keiya.
Pemerintah Daerah dan Provinsi Papua Tengah Dinilai Lalai
Berdasarkan laporan warga dan pengamatan langsung di lapangan, ditemukan beberapa bentuk kelalaian, antara lain:
-
Belum adanya Peraturan Daerah (Perda) yang mengatur pelarangan minuman keras lokal berbahaya.
“Kami kehilangan anak-anak, lansia, bahkan ibu-ibu hanya karena kelalaian pemerintah dalam hal yang seharusnya mereka jaga: keamanan pangan dan kesehatan rakyat,” lanjut Keiya.
Desakan Pengesahan Perda Perlindungan Konsumen dan Pelarangan Alkohol
Melkias Keiya juga menyoroti lambannya respons DPRD, MRP, dan Pemerintah Provinsi Papua Tengah dalam menyusun dan mengesahkan regulasi terkait perlindungan masyarakat adat dan konsumen.
Beberapa tuntutan utama yang disampaikan antara lain:
-
Segera disahkannya Perda Larangan Minuman Lokal dan Oplosan Berbahaya.
-
Dilakukan pembersihan total pasar dari produk kadaluarsa dan minuman ilegal.
Masyarakat Adat Ancam Bertindak Jika Negara Terus Diam
Seruan keras juga disampaikan Melkias Keiya mewakili masyarakat adat di wilayah Meepago. Ia menegaskan bahwa jika negara tidak hadir dan tidak melindungi rakyatnya, maka masyarakat adat akan mengambil tindakan sendiri.
“Setiap nyawa orang Papua adalah berharga. Negara jangan tinggal diam. Bila negara membiarkan rakyat mati karena makanan busuk dan alkohol racun, maka kami akan bertindak demi kebenaran dan keadilan,” tegasnya.
[Nabire.Net]
Tinggalkan Komentar