Rapat Anggota Tahunan KONI tahun 2014 yang dilaksanakan Selasa lalu (11/03/2014) di Plenary Hall, JHCC, berhasik memilih tiga kandidat tuan rumah PON XX tahun 2020, yaitu Papua (66 suara), Aceh (46 suara), dan Bali (46 suara).
Sebelum pemilihan suara, Gubernur Nanggroe Aceh Darussalam, Gubernur Sulawesi Selatan, Gubernur Jawa Tengah, Gubernur Sumatera Utara, Gubernur Bali dan Gubernur Papua masing-masing mempresentasikan kesiapan dan kelayakan daerahnya menerima atlit dan official cabang-cabang olahraga yang dipertandingkan dalam Pekan Olahraga Nasional.
Gubernur Papua dalam presentasinya mengatakan telah menganggarkan dana sebesar 6 trilyun rupiah dalam RPJP dan RPJM untuk membangun seluruh venue olahraga untuk menjadi Tuan Rumah PON XX tahun 2020 di Papua yang akan diselenggarakan secara cluster di Jayapura, Timika, Jayawijaya, Biak, Merauke dan mengkalim 65% pembangunan sarana dan pra-sarana telah siap, sehingga dalam kurun waktu tersisa 6 thn ke depan akan rampung dan siap menyelenggarakan acara yang akbar di NKRI.
Gubernur menjanjikan akomodasi Pesawat PP dan transportasi lokal termasuk konsumsi bagi athlet dan official akan digratiskan selama PON berlangsung. Service menarik juga bagi seluruh Athlet dan official yang akan wisata ke Raja Ampat dan lain-lain akan digratiskan semuanya. Papua memperoleh dukungan dari 24 provinsi dan 26 cabang olahraga. Hadir dalam rapat, Gubernur Papua Barat, Ketua-ketua DPR Papua dan Papua Barat, 40 Bupati kepala daerah sebagai dukungan atas rencana Provinsi Papua menjadi tuan rumah pesta olahraga PON XX mendatang.
Tiga provinsi yang terpilih tersebut akan bersaing untuk menjadi tuan rumah dan keputusannya ada di tangan pemerintah.
Leave a Reply