Soedeson Tandra: Praktisi Hukum yang Mau Membangun Papua Tengah

Nabire, Pemilu serentak 2024 akan dipenuhi banyak warna baru, khususnya di Provinsi Papua Tengah. Seperti yang tercermin dari seorang Dr. Soedeson Tandra, S.H., M.Hum, yang merupakan seorang praktisi hukum sekaligus Ketua Umum Himpunan Kurator dan Pengurus Indonesia (HKPI).
Seperti saat diwawancarai pada Rabu (29/11), tingkat pendidikan dan pertumbuhan ekonomi di Papua Tengah menjadi konsentrasi utama yang diperhatikan oleh Dr. Soedeson Tandra, S.H., M.Hum. Isu ketersediaan lapangan pekerjaan juga menjadi hal yang vital dan perlu dicari solusinya.
“Papua Tengah memiliki potensi untuk dapat menjadi provinsi yang maju. Papua Tengah memiliki keragaman budaya dan sumber daya alam yang luar biasa besar. Namun, untuk menuju provinsi yang unggul, diperlukan landasan yang sosial dan ekonomi yang kuat. Hal ini terkait jumlah sekolah, jumlah perguruan tinggi, akses pendidikan, fasilitas pendidikan, ketersediaan lapangan kerja, yang semuanya masih perlu untuk ditingkatkan. Dari pengalaman saya, saya berkomitmen mendorong pertumbuhan dan keadilan bersama masyarakat Papua Tengah.” Ujarnya.
Saat ditanya tentang program konkret yang akan dilakukan, Dr. Soedeson Tandra, S.H., M.Hum menjelaskan beberapa program unggulan yang akan diberikan secara terukur, seperti pembangunan fasilitas ibadah untuk semua umat beragama, membuka lapangan kerja, program beasiswa untuk anak-anak dan pemuda di Papua Tengah, serta program pelestarian budaya.
“Hal itu dapat kita capai dengan cara membangun lebih banyak rumah ibadah, menciptakan lapangan pekerjaan untuk merangsang perkembangan ekonomi dan menyambut bonus demografi. Selain itu, saya juga akan memberikan bantuan biaya pendidikan bagi anak Papua Tengah yang membutuhkan demi pemerataan akses pendidikan, dan melestarikan budaya Papua Tengah yang amat kaya.” Pungkas Ketua Umum HKPI, Dr. Soedeson Tandra, S.H., M.Hum.
Sebagai informasi, Dr. Soedeson Tandra, S.H., M.Hum mencalonkan diri sebagai Calon Anggota Legisatif DPR RI dari Partai Golkar dengan Nomor Urut 2.
[Nabire.Net]