INFO NABIRE
Home » Blog » Wakapolres Nabire : Tidak Ada Penahanan Massa Selama Unjuk Rasa Tolak Otsus di Nabire

Wakapolres Nabire : Tidak Ada Penahanan Massa Selama Unjuk Rasa Tolak Otsus di Nabire

(Wakapolres Nabire : Tidak Ada Penahanan Massa Selama Unjuk Rasa Tolak Otsus di Nabire)

Nabire – Ratusan massa yang menolak otonomi khusus jilid 2, menggelar aksi unjuk rasa di Nabire, kamis pagi (24/09).

Massa berencana menggelar aksi damai di Kantor Bupati Nabire untuk menyampaikan aspirasi mereka yang menolak otsus, namun mereka dihadang oleh kepolisian dan terpaksa menyampaikan aspirasinya di Mapolres Nabire.



(Baca Juga : Massa Gelar Aksi Tolak Otsus Jilid 2 di Nabire)

Hal tersebut dibenarkan Wakapolres Nabire, Kompol Samuel Tatiratu, S.IK, mewakili Kapolres Nabire, saat dihubungi Nabire.Net, kamis sore.

Dijelaskan Wakapolres, selama aksi unjuk rasa hingga selesai, situasi aman terkendali. Terkait mengapa ada massa yang diamankan di Mapolres, hal tersebut untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan berkaitan dengan kamtibmas, pasalnya saat ini sedang ada tahapan Pilkada di Nabire.

Selain tahapan Pilkada Nabire, penyebab lainnya yaitu massa tidak mengindahkan protokol pencegahan Covid19 seperti tidak memakai masker dan berkerumun.

“Berkaitan dengan surat ijin aksi demo kami kepolisian menolak dengan alasan ada agenda Pilkada serta mematuhi peraturan Covid19. Selama mereka kami amankan di Polres, sama sekali tidak ada tindakan kekerasan, dan mereka juga ikut long march dari Bumi Wonorejo hingga ke Polres dan dalam pengawalan kami, walaupun awalnya sempat kami hadang di jembatan Kali Nabire,” ujar Wakapolres.

Lanjut Wakapolres Nabire, massa hanya diamankan saja di Mapolres selama 1-2 jam, dan mereka menyampaikan aksi mereka. Tapi mereka tidak ditahan. Usai penyampaian aspirasi, massa kembali pulang.

Mereka hanya diamankan saja di Mapolres, tapi kepolisian tidak menahan mereka. Massa kembali pulang usai menyampaikan aspirasi mereka.

“Pada intinya kami tidak menangkap mereka, tapi mengamankan saja di Mapolres Nabire. Di Mapolres, massa menyampaikan aspirasinya kepada Sekda Nabire, anggota DPRD Nabire, Asisten III Setda, dan Kepala Suku. Kapolres juga ikut memberi perhatian kepada massa dan menerima massa dengan baik,” tutur Wakapolres.

Adapun aspirasi yang disampaikan para pengunjuk rasa yaitu penolakan otsus jilid 2 hingga permintaan untuk referendum.

[Nabire.Net]

Post Related

Leave a Reply

Your email address will not be published.