INFO NABIRE
Home » Blog » Setelah Gelar Aksi Demo, Gaji Honorer RSUD Nabire Cair Juga

Setelah Gelar Aksi Demo, Gaji Honorer RSUD Nabire Cair Juga

(Aksi demo menuntut pembayaran gaji 3 bulan honorer RSUD Nabire membuahkan hasil)



Nabire – Setelah menunggu sekian lama, akhirnya hari ini gaji bagi honorer RSUD Nabire, dibayarkan oleh pihak Rumah Sakit Umum Daerah kabupaten Nabire.

Hal itu dibenarkan Direktur RSUD Nabire, dr.Andreas Pekey, Sp.PD, rabu sore (13/05).  Andreas Pekey mengatakan bahwa gaji honorer RSUD sudah dibayarkan untuk 239 orang tenaga honor.

“Iya benar, 239 orang, dana yang dianggarkan 1 Miliar lebih untuk 3 bulan, Januari Rumah Sakit bantu talangi, yang lain April seperti biasa nanti,” kata Direktur RSUD Nabire kepada Nabire.Net.

Sementara itu, Nabire.Net mencoba menanyakan kebenaran tersebut kepada salah seorang tenaga honor di RSUD Nabire, yang tidak ingin disebutkan namanya.

Ia membenarkan bahwa gaji mereka telah dibayarkan hari ini lewat rekening, namun gaji tersebut untuk bulan Februari dan Maret 2020, sementara April 2020 belum dibayarkan.

“Iya benar, gaji kami sudah dibayar,” kata nara sumber Nabire.Net.

Ia menambahkan bahwa selama ini tenaga honor menerima gaji honor setiap bulan, bukan 3 bulan sekali. Tapi ia heran setiap awal tahun, pembayaran gaji mereka selalu tertunda 3 hingga 4 bulan.

“Tapi memang setiap awal tahun gaji kami selalu tertunda 3 sampai 4 bulan, saya tidak tahu itu kenapa ?,” imbuhnya.

Seperti diketahui, sebelumnya, tenaga honorer di RSUD Nabire, menggelar aksi demonstrasi menuntut pembayaran gaji mereka selama 3 bulan dari Februari hingga April.

Aksi tersebut berlangsung di halaman RSUD Nabire, senin pagi (11/05). Dalam aksi tersebut, honorer meminta agar hak mereka segera dibayarkan, apalagi dalam kondisi pandemi covid-19 ini, tentu mereka sangat membutuhkan hal tersebut.

(Baca Juga : Gaji 3 Bulan Belum Dibayar, Tenaga Honor RSUD Nabire Gelar Aksi Demo)

Direktur RSUD Nabire, Andreas Pekey mengatakan bahwa manajemen RSUD Nabire sudah memperjuangkan hal itu ke pemerintah daerah selama 2 minggu lebih, dan yang lebih mengetahui hal tersebut adalah pemda Nabire, mengingat SK Honorer tersebut adalah SK Bupati Nabire.

(Baca Juga : Honorer Tagih Gaji 3 Bulan , Ini Penjelasan Direktur RSUD Nabire)

Sementara menurut Kepala BPKAD Nabire, Slamet, SE, M.Si, penyebab keterlambatan tersebutakibat 3 faktor, yaitu Pengguna Anggaran dan Kuasa Pengguna Anggaran, belum atau tidak menganggarkan belanja pegawai honorenya.

(Baca Juga : Ini Penjelasan Kepala BPKAD Nabire Terkait Gaji Honorer RSUD & Tenaga Kebersihan)

Selain itu faktor lainnya yakni ketersediaan anggaran di masing-masing OPD serta belum adanya SK Bupati Nabire.

[Nabire.Net]

Post Related

Leave a Reply

Your email address will not be published.