Sekjen LPMA SWAMEMO : Budaya Sebagai Pondasi Orang Mee Perlu Dilestarikan

Paniai – Papua memiliki 7 wilayah adat diatas beragam suku budaya dan adat istiadat yang unik. Kebudayaan dan adt ini sangat bermanfaat bagi orang Papua lebih khusus orang Mee di Meuwo.

Dengan beragam khasanah budaya dan adat istiadat sudah seharusnya orang Mee mensyukuri hal tersebut dan tak perlu terpengaruh dengan budaya luar yang bernilai negatif.

Memang budaya luar tak bisa dibendung apalagi saat ini kita menghadapi jaman globalisasi dan keterbukaan informasi. Namun masuknya budaya luar tak seharusnya menghilangkan budaya asli yang sudah ada.

Oleh karena itu ada beberapa hal penting yang perlu dilakukan orang Mee untuk selalu mempertahankan budaya asli yang dimiliki.

Pertama adalah bahasa Mee yang perlu diajarkan kepada generasi muda. Kedua, kebiasaan membangun rumah secara tradisional seperti menggunakan rotan dan atan dari koba koba (piya kado, wiidime, dan yage) perlu dilestarikan.

Selain itu, kebiasaan membuat pagar kebun, membuat perahu di hutan, pembuatan bedeng, juga harus diperkenalkan lagi kepada generasi muda.

Seni suara, lukisan, anyaman yang bernilai tinggi juga harus dilestarikan.

Menjaga alam daerah keramat serta meningkatkan Eka Owada juga sangat penting. Dan yang paling utama adalah Yuwo. Serta masih banyak lainnya.

Budaya dan adat istiadat harus menjadi filosofi orang Mee. Tak perlu melihat budaya suku lain, karena setiap suku memiliki budaya dan adatnya sendiri. Yang penting adat istiadat orang Mee perlu dijaga oleh orang Mee sendiri.

*Penulis : Sekjen LPMA SWAMEMO, Jhon Kobepa

[Nabire.Net/Demianus.Bunai]


Silahkan Komentar

Komentar Anda

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

[+] monkey emoticons by andreasandre Modified from nartzco source code.