Kepala Kepolisian Resor Nabire, AKBP.H.R. Situmeang, S.Ik.,MH melalui Kasat Intelkam Polres Nabire, AKP. Burhanudin P, usai menggelar Sosialisasi Surat Tanda Terima Pemberitahuan (STTP) Kampanye, Kamis (13/11) yang bertempat di ruang RBP Polres Nabire kepada wartawan mengatakan, segala bentuk senjata tajam (sajam) baik, panah, parang, tombak dan lain sebagainya dan yang dianggap bisa membahayakan keselamatan dan nyawa orang lain, tidak dibenarkan atau diperkenankan dibawa pada saat kampanye terbuka.
Kata Burhanudin, bahwa hal tersebut juga sudah disampaikan sebelum-sebelumnya oleh pihak Kepolisian Resor Nabire. Hal tersebut terus diingatkan dan dihimbau kepada semua warga masyarakat Kabupaten Nabire untuk tidak membawa senjata tajam, termasuk panah pada saat kampanye nanti.
“Kita sudah sampaikan dan kita himbau terus kepada massa pasangan calon dan warga masyarakat Nabire untuk tidak membawa senjata tajam dan alat berbahaya lainnya yang dapat membahayakan jiwa raga manusia, harta benda dan fasilitas umum. Dan dilihat dari sisi budaya, memang budaya bawa panah itu, tetapi disisi lain juga hal tersebut dianggap sangat membahayakan manusia. Kita harus kembali kepada komitmen moral yang sudah disepakati bersama sebelumnya dengan para Muspida, Paslon, kepala-kepala suku, yang mana panah itu merupakan senjata tajam dan itu tidak boleh dibawa dalam kampanye,” katanya.
Menurutnya, berbicara masalah budaya, memang hal tersebut merupakan budaya, namun melihat keanekaragaman budaya yang ada di Nabire bukan hanya ada budaya salah satu suku, tetapi bermacam-macam suku yang ada di Nabire, mulai dari Sabang sampai Merauke semua suku ada di Nabire. Sehingga, hal tersebut dinilai tidak pas untuk diterapkan di Nabire, kecuali pada saat acara-acara adat dan sejenisnya. Karena, kampanye bukan acara adat, maka panah tidak diperbolehkan untuk dibawa pada saat kampanye.
Kasat Intelkam Polres Nabire, AKP. Burhanudin berharap, kepada seluruh warga masyarakat Nabire, untuk bersama-sama menjaga dan memelihara situasi keamanan dan ketertiban masyarakat menjelang kampanye terbuka, dan dengan hati nurani bersama-sama menciptakan Nabire yang aman, damai dan kondusif.
Leave a Reply