Proyek Talud Beton Di Waropen Diduga Fiktif & Rugikan Negara 11 Miliar

(Ilustrasi Korupsi)

Jayapura – Kepolisian Daerah Papua melalui Direktorat Reskrimsus Polda Papua, tengah menyelidiki dugaan korupsi proyek pembangunan talud beton di kali Sanggei hingga ke pelabuhan Pidemani, kabupaten Waropen.

Pekerjaan pembangunan talud di kabupaten Waropen tersebut diduga fiktif sehingga dari hasil audit yang dilakukan BPK terungkap kerugian negara mencapai 11 miliar.

Mengutip Antara, kerugian negara akibat dugaan korupsi pembangunan talud beton tersebut sebesar 11 Miliar, dari total 14 Miliar yang dianggarkan BPBD Waropen pada APBD tahun 2017.



Menurut keterangan Dir Krimsus Polda Papua, Kombes Pol Ricko Taruna melalui Kasubdit Tindak Pidana Korupsi, AKBP Yohanes Agus Setiandaru, saat ini sudah 20 orang saksi yang diperiksa baik dari kontraktor maupun dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Waropen.

Ketika ditanya apakah sudah ada yang ditetapkan sebagai tersangka, Agus mengaku belum ada karena masih menunggu gelar perkara. Dari gelar perkara itulah nantinya ditetapkan tersangka, ujar AKBP Agus.

Sebagai informasi, Polda Papua tengah menyelidiki tiga kasus dugaan korupsi yaitu kasus pengadaan sepeda motor, pembangunan jalan raya di Waropen dan pembangunan talud beton di kali Sanggei ini.

[Nabire.Net/Ant]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *