Pintu Masuk Dari Nabire & Mimika Ke Meuwo Perlu Dijaga Ketat

(Sekjen LPMA Swamemo, Johanes Kobepa, sebelah kiri)



Paniai – Guna mencegah masuknya covid-19 ke Meuwo, maka pintu masuk dari Nabire dan Mimika ke wilayah Meuwo perlu dijaga ketat oleh pemerintah dan tim satgas covid-19.

Hal itu disampaikan Johanes Kobepa selaku Sekjen LPMA Swamemo, kepada Nabire.Net, selasa (14/04).

Kobepa mengatakan, penutupan pintu masuk ke Meuwo dari Nabire dan Mimika perlu dilandasi komitmen semua pihak yang ada di wilayah Meuwo.

“Kami mengingatkan kepada tim satgas gugus depan di Deiyai agar perlu mengaktifkan penjagaan ketat dari Mimika ke Deiyai, Paniai dan Dogiyai”, kata Johanes Kobepa.

Pemerintah Deiyai juga perlu berkoordinasi dengan pemkab Mimika agar pembatasan akses bisa sepenuhnya dilaksanakan sesuai instruksi pemprov Papua.

Demikian halnya pintu masuk dari Nabire ke Meuwo. Kobepa meminta agar semua pihak juga perlu menjaga pintu masuk tersebut. Pemerintah di Dogiyai, Deiyai dan Paniai harus koordinasikan hal itu ke pemkab Nabire.

“Demi keselamatan jiwa orang Mee di Meuwo, maka pintu masuk dari Nabire dan Mimika ke Meuwo harus dijaga ketat. Jangan terlambat karena ini virus corona tidak pandang bulu, tidak pandang suku dan agama. Dampaknya sangat besar bagi orang Mee”, tutup Kobepa.

[Nabire.Net/Demianus Bunai]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *