Pihak Keluarga Dokter Mawartih Susanty Tidak Percaya Dengan Motif Pelaku Sakit Hati

Nabire, Kakak kandung almarhumah dokter Mawartih Susanty, Hermawan, tidak percaya dengan motif yang diungkapkan oleh K.W, tersangka pembunuh dokter Mawartih Susanty.
Hal tersebut diutarakan Hermawan, saat diwawancarai awak media, usai rekonstruksi kasus pembunuhan dokter Mawartih Susanty, Jumat (14/04/2023), pukul 10.00 WIT, bertempat di TKP kasus pembunuhan yang berlokasi di kompleks RSUD Siriwini Nabire.
Dijelaskan Hermawan, dirinya sudah melihat rekonstruksi dan mendapat semua info yang dibutuhkan. Namun, pihaknya tidak bisa menerima motif yang dijelaskan oleh pelaku.
“Dari awal pelaku ditangkap dan menjelaskan motifnya, kami tidak terima motifnya”, kata Hermawan.
Terkait pengakuan pelaku bahwa dirinya dimaki dan disakiti dengan kata-kata korban, Hermawan membantah hal itu, karena dirinya tahu persis sifat adiknya yang tidak pernah marah. Kalaupun almarhumah dokter Mawartih marah, dia hanya diam.
Sementara motif lain yang diungkapkan pelaku yaitu gajinya ditahan, Hermawan mengatakan bahwa gaji adiknya saja masih ditahan.
“Motif gaji ditahan, adik saya saja gajinya masih ditahan, honornya masih dipotong-potong, gimana dia bisa pegang gaji orang lain? Cleaning service kan vendor, yang pegang gajinya kan pihak rumah sakit”, beber Hermawan.
Hermawan mengatakan bahwa motif kasus pembunuhan adiknya hanya 2 alasan yaitu ada kemungkinan adiknya difitnah dan pelaku berbohong mengenai motifnya.
“Kami harap polisi tidak berhenti sampai disini saja. Kalau ada pihak-pihak lain yang terlibat, mohon diusut semua”, harap Hermawan.
Sebagai informasi, Kepolisian Resort Nabire menggelar rekonstruksi kasus pembunuhan dokter Mawartih Susanty, Jumat (14/04/2023), pukul 10.00 WIT, bertempat di TKP kasus pembunuhan yang berlokasi di kompleks RSUD Siriwini Nabire.
(Baca Juga : Polres Nabire Rekonstruksi Kasus Pembunuhan Dokter Mawartih Susanty, Total 65 Adegan)
Total ada 65 adegan yang terbagi dalam 2 lokasi, masing-masing di rumah dinas dokter Mawartih Susanty dan di RSUD Nabire.
[Nabire.Net]



Leave a Reply