Penutupan MPLS & LDK Siswa Baru SMA Kristen Anak Panah Nabire Tahun Ajaran 2018/2019

Dengan penuh keakrababan dan penuh antusias, siswa baru dan guru-guru terlibat dalam Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) dan Latihan Dasar Kepemimpinan (LDK) bertempat di Graha Rehobot Yayasan PESAT.

Kegiatan tersebut dilaksanakan sesuai program SMA Kristen Anak Panah pada tahun ajaran 2018/2019 dan dimulai sejak hari senin, 9 Juli 2018. Sebanyak 100 peserta siswa baru dari 120 siswa yang terdaftar mengikuti MPLS ini.

MPLS merupakan program Kementerian Pendidikan Nasional yang bertujuan agar siswa baru dapat mengenal karakteristik sekolah dan suasana yang meyenangkan dalam proses pembelajaran nanti.

Pada pembukaan MPLS, Kepala Sekolah, Refly Jefry Umpel S.S M.Pd dalam arahannya mengatakan, sekolah SMA Kristen Anak Panah dari arsitektur bangunan sangat minimalis atau ukurannya tidak sebesar sekolah-sekolah lain. Walaupun terlihat kecil tetapi para siswa harus berpikir lebih besar, berjiwa besar untuk menjadi harapan yang lebih besar dalam mejalani kehidupan selanjutnya.

Lanjut Meneer panggilan akrabnya, dalam proses belajar mengajar nanti lebih ditekankan pada pembelajaran karakter atau dari sisi afektif karena karakter menunjukan daya tahan dalam kompetensi sosial dan daya guna sumber daya manusia.

Kegiatan MPLS dan LDK telah dirancang oleh panitia sekolah untuk diisi materi-materi oleh Kepala Sekolah, Pengurus Yayasan, Tenaga Medik, dan Alumi. Kegiatan ini dilaksanakan 2 hari mulai dari pagi sampai malam pukul 21.30 Wit.

Ada yang menarik pada sesi Kempimpinan Berkakter Kristus yang dibawakan oleh Ev.Daniel Alexander yang mengilustrasikan seorang pimpinan. Dikatakan yang memerlukan pemimpin itu binantang atau manusia? Tetapi coba dilihat ternyata binantang itu bisa diatur dan dipimpin. Oleh karena itu pemimpin itu mulai dari diri sendiri dan keluarga.

Ada hal yang diuraikan oleh Ko Den, sapaan Ev.Daniel Alexander, bahwa jika ingin menjadi pemimpin, belajarlah dari Alkitab yaitu mulai dari perkara-perkara yang kecil, contohnya seperti menjaga kebersihan dan tidak membuang sampah sembarangan, merapikan tempat tidur, gosok gigi, kemudian bertanggung jawab. Kemudian ada hal yang penting dari kepemimpinan itu yaitu kepercayaan, yang mulai diuji dengan uang, harta, dan pergaulan yang buruk.

Kegiatan MPLS dan LDK berakhir dengan outbound sebagai kegiatan refreshing mengenal alam sebagai keseimbangan dengan mahkluk hidup lainnya. Siswa belajar kerjasama, daya kreatifitas, daya fisik serta kemampuan organisasi kelompok.

Kemudian kegiatan ini ditutup pada hari selasa tanggal 10 Juli 2018 oleh Ketua Panitia yang juga Wakasek Kesiswaan, Loescy Melani S.Pd. Loescy mengucapkan terima kasih kepada tim yang sudah bersama-sama melayani dalam 2 hari tersebut. Dirinya juga mengucapkn terima kasih pada orang tua siswa yang telah mengijinkan dan memercayakan anaknya kepada pihak sekolah.

[Nabire.Net]


Silahkan Komentar

Komentar Anda

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

[+] monkey emoticons by andreasandre Modified from nartzco source code.