INFO PAPUA TENGAH
Home » Blog » Pemprov Papua Tengah Gelar Sosialisasi Pengembangan Pendidikan Berbasis Kearifan Lokal di Nabire

Pemprov Papua Tengah Gelar Sosialisasi Pengembangan Pendidikan Berbasis Kearifan Lokal di Nabire

(Asisten I Setda Prov.Papua Tengah saat membuka kegiatan/Foto.Humas Setda Prov.Papua Tengah)

Nabire, 10 Juli 2024 – Dalam dunia pendidikan, tidak dapat disangkal bahwa pendidikan dan kebudayaan adalah dua hal yang saling berkaitan dan tidak dapat dipisahkan. Melalui berbagai konsep pembelajaran, pendidikan bertujuan untuk mengembangkan serta meningkatkan mutu dan kualitas generasi penerus bangsa. Salah satu pendekatan yang semakin mendapat perhatian adalah pembelajaran berbasis kearifan lokal.

Hal tersebut dikemukakan Asisten I Setda Provinsi Papua Tengah, Ausilius You, S.Pd., MM., MH, mewakili Penjabat Gubernur Papua Tengah, saat membuka Sosialisasi Pengembangan Pendidikan dan Kebudayaan Berbasis Kearifan Lokal bagi Kabupaten se-Provinsi Papua Tengah Tahun 2024, yang dilaksanakan Bappeda Provinsi Papua Tengah, bertempat di Hotel Mahavira 2, Nabire, Rabu (10/07).

Menurut Ausilius You, kearifan lokal mencakup pengetahuan, kepercayaan, norma, adat istiadat, kebudayaan, dan wawasan yang diwariskan dari generasi ke generasi. “Di Papua Tengah, penerapan pembelajaran berbasis kearifan lokal sangat penting sebagai identitas dan pedoman dalam bertindak. Menurut Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2023 tentang Sistem Pendidikan Nasional, penyesuaian penerapan sistem pendidikan nasional di wilayah ini menjadi sangat krusial untuk meningkatkan kualitas pembelajaran.”

“Mengapa kearifan lokal begitu penting dalam pendidikan karakter? Nilai-nilai yang terkandung dalam kearifan lokal dapat menjadi pondasi dalam membentuk karakter generasi penerus bangsa. Pendidikan karakter yang dibangun melalui kearifan lokal memberikan pemahaman mendalam tentang identitas budaya yang kuat dan menghargai warisan leluhur,” terang Asisten I.

Gubernur Papua Tengah mengungkapkan apresiasinya kepada Kepala Bappeda Provinsi Papua Tengah beserta staf yang telah menginisiasi pelaksanaan kegiatan ini. Beliau berharap agar semua peserta dapat mengikuti sosialisasi dengan serius dan aktif, sehingga manfaat dari setiap materi yang disampaikan dapat diperoleh oleh seluruh peserta. Dengan demikian, pendidikan berbasis kearifan lokal dapat dikembangkan di daerah tempat masing-masing peserta bertugas, membentuk generasi yang tidak hanya cerdas, tetapi juga berkarakter kuat dengan identitas budaya yang kokoh.

[Nabire.Net]


Post Related

Leave a Reply

Your email address will not be published.