News & Info

Pemkab Dogiyai Diminta Dukung Tim Pemberantasan Penyakit Masyarakat Di Kampung

Share

Pemerintah, DPRD dan TNI/Polri diminta untuk mendukung peraturan kampung perihal pemberantasan penyakit masyarakat seperti miras, dan judi togel di kabupaten Dogiyai.

Peraturan kampung tersebut telah dibuat di beberapa kampung yang ada di Distrik Kamuu kabupaten Dogiyai beberapa waktu lalu.

Seperti contoh di kampung Mauwadide yang membuat peraturan khusus untuk menertibkan semua penyakit sosial masyarakat yang sebelumnya jarang terjadi. Peraturan tersebut berdampaok positif karena warga mematuhi peraturan tersebut sehingga situasi dan kondisi di kampung cukup kondusif.

Tim pemberantasan penyakit sosial masyarakat kampung Mauwadide yang dikoordinir oleh Diakon Markus Auwe mengatakan, masyarakat kampung merasakan manfaat dari pemberantasan penyakit sosial masyarakat dan berepdoman pada prinsip firman Tuhan seperti 10 perintah Allah.

Inisiatif pemuda kampung membentuk Tim ini adalah guna mendorong kehidupan masyarakat yang bermartabat serta turut membantu pemerintah kabupaten Dogiyai dalam memberantas penyakit masyarakat, dengan prinsip ‘Hidup Mobuu dan Ayii’ yang berarti Hidup Penuh Bahagia & Keselamatan, dengan misi agar Tim Penegak Kampung Mauwa-Dide dapat menciptakan kehidupan masyarakat yang aman, damai, sejahtera dan cinta kasih menuju Dogiyai.

Namun belakangan ini, hal tersebut menjadi pro dan kontra di kampung tersebut akhirnya tidak berjalan sesuai dengan yg diinginkan.

Pemerintah sendiri belum merespon langkah-langkah yang diambil Tim Pemberantasan penyakit sosial masyarakat.

Beberapa waktu lalu im yang tergabung dalam Solidaritas Peduli Rakyat Budaya Mee menggelar aksi damai kepada Legislatif maupun Eksekutif untuk mendukung langkah-langkah yang dilakukan Tim tersebut, namun belum ada respon baik dari kedua pihak.

Mengingat penyakit sosial masyarakat sudah sangat meresahkan warga masyarakat dari kota hingga kampung, maka Tim Pemberantasan Penyakit Sosial Masyarakat meminta agar pemerintah segera mengeksekusi peraturan kampung yang telah dibuat Tim Penegak Kampung Mauwadidee atau memanggil mereka untuk audiensi bersama demi mewujudkan Dou Dou Ena.

Selain itu pemerintah harus membuat peraturan daerah untuk mendukung Tim Pemberantasan Penyakit Sosial Masyarakat yang diajukan oleh Solidaritas Peduli Budaya Mee kabupaten Dogiyai.

*Penulis adalah Sekretaris Solidaritas Peduli Budaya Mee kabupaten Dogiyai, Agus Tebai.

[Nabire.Net]


Silahkan Komentar

Komentar Anda

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

[+] monkey emoticons by andreasandre Modified from nartzco source code.