Pembekalan Pelatihan SGDS Berbasis Aplikasi Untuk 4 Kampung di Distrik Siriwo

Nabire, bertempat di Hotel Jepara 1 Nabire, Jumat pagi (01/10/21), telahdilaksanakan Pembekalan Pelatihan SGDS Berbasis Aplikasi, Program Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa (P3MD) untuk Tim Pokja Relawan pendataan SDGs Desa.

Kegiatan diperuntukkan bagi Tim Pokja Relawan pendataan SDGs desa di 4 kampung yang ada di Distrik Siriwo, yaitu kampung Aibore, Epomani, Ugida dan Mabou.

Pembangunan berkelanjutan yang masuk dalam program Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa (P3MD) ini, merupakan upaya mewujudkan desa tanpa kemiskinan, desa tanpa kelaparan, desa Ekonomi tumbuh merata, desa peduli kesehatan, desa peduli lingkungan, desa peduli pendidikan, desa ramah perempuan, desa berjejaring dan desa tanggap budaya.

Kegiatan ini dihadiri oleh dua Pemateri TA PMD, Kabupaten Nabire yaitu Jhon Iyai, Pendamping Distrik dan Tenaga Ahli (TAPM) P3MD Pendamping Desa serta diikuti oleh 12 peserta pelatihan dari 4 Kampung, masing-masing satu kampung mengirim 3 peserta pelatihan.

Dalam sambutannya, TA Kabupaten Nabire Jhon Iyai, mengharapkan agar POKJA relawan pendataan benar benar serius harus semangat mengikuti materi yang disampaikan oleh pemateri, peserta pelatihan berjumlah 12 orang, tetap fokus ikuti, sehingga dapat dipahami dan mampu diaplikasikan dilapangan sesuai dengan tugas yang diemban masing-masing peserta dengan melakukan pendataan langsung kesemua rumah warga masyarakat yang ada di desanya agar data yang diperoleh sesuai harapan.

Untuk penugasan dan penunjukan kelompok kerja relawan pendataan desa merujuk pada peraturan menteri desa PDTT No. 21 Tahun 2020 tentang POKJA relawan pendataan desa yang telah diterbitkan Surat Keputusan (SK).

Adapun materi pelatihan Pendataan SDGs Desa 2021 disampaikan oleh narasumber baik dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Nabire, Panduan Entry Data Desa disampaikan oleh Pendamping Profesional, Panduan Entry data survey Keluarga disampaikan oleh Tenaga Ahli Pemberdayaan Masyarakat (P3MD) selanjutnya Mekanisme Pendataan SDGs Desa 2021 disampaikan oleh Pihak Kecamatan.

 

Terkait Implementasi Aplikasi SDGs Desa dalam Pendataan dan survei yang akan dilakukan oleh tim pokja mencakup survei atau pendataan pada level desa, pendataan pada level rukun tetangga (RT) atau Dusun, pendataan pada level warga atau Individu dan pendataan pada level keluarga. Pelaksanaan survei dan pengumpulan .

Hal senada disampaikan  (TA-PP) setiap penduduk desa jangan ada yang terlewat untuk dilakukan pendataan, pada saat mendata, petugas melakukan secara langsung mengunakan blangko dan menginput diaplikasi SDGs Desa.

Melalui kegiatan pemutakhiran data SDGs desa dimaksudkan selain sebagai sumber data dan informasi dasar dalam menentukan kebijakan pembangunan desa, juga dimaksudkan untuk melihat kondisi perkembangan kemandirian desa dan ketepatan intervensi kebijakan pemerintah terkait pembangunan desa yang dilakukan pemerintah yang melibatkan peran aktif masyarakat desa.

SDGs Desa merupakan tujuan pembangunan berkelanjutan yang akan masuk dalam program pembangunan dan pemberdayaan masyarakat Desa (P3MD).

SDGs Desa merupakan turunan dari Peraturan Presiden Nomor 59 Tahun 2017 tentang pelaksanaan pencapaian tujuan pembangunan nasional berkelanjutan atau SDGs Nasional. Agar SDGs Nasional bisa terwujud, kemudian diturunkan SDGs Nasional menjadi SDGs Desa. SDGs Desa diharapkan sebagai acuan untuk pembangunan desa

[Nabire.Net/Enato Butu]



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *