Masyarakat Adat Saireri II Kabupaten Nabire Dukung DOB dan Pemekaran Papua Tengah

Nabire, Masyarakat Adat Saireri II Nabire, mendukung Daerah Otonomi Baru (DOB) dan Pemekaran Provinsi Papua Tengah.
Dukungan tersebut dituangkan dalam acara deklarasi damai bertempat di kampung Waharia, Distrik Teluk Kimi, kabupaten Nabire, Sabtu 12 Maret 2022.
Acara ini dihadiri oleh Ketua Adat, Kepala Suku dan para Tokoh Pemuda dan Tokoh Perempuan. Hadir juga warga masyarakat adat.
Berikut ini nama-nama yang hadir dalam acara ini :
a. Donatus Sembor (Kepala Suku Besar Moora).
b. Ali Kabiay (Ketua Pemuda Adat Saireri II Nabire).
c. Beny Sadi (Kepala Suku Umari).
d. Eddy Rumatray (Kepala Suku Napan).
e. Natan Maniambo (Ketua Kerukunan Yapen).
f. Andarias W Uriway (Kepala Suku Adat Hegure).
g. Daniel Yarawowi (Kepala Suku Yeresiam)
h. Alpius Gandeguai (Ketua Kerukunan Waropen)
i. Zadrack MS Yoweni Ketua LSM Cinta Damai Papua)
j. Masyarakat Adat Saireri Wil II Kab. Nabire.
Tujuan dilaksanakannya deklarasi damai ini adalah untuk mendukung program pemerintah serta menyatakan sikap bahwa wilayah adat Saireri II ikut serta dalam menyelesaikan masalah di Papua untuk menuju Papua yang damai.
Selain itu dalam acara ini juga dibacakan naskah deklarasi damai Papua di wilayah adat Saireri II.
Albert Kabiay selaku Tokoh Pemuda Adat Saireri mengatakan, deklarasi damai kali ini bertujuan untuk merangkul semua pemuda dan ikut serta dalam mendamaikan papua.
Ia juga berharap agar saudara-saudaranya yang merupakan Orang Asli Papua (OAP) untuk tidak lagi merenggut nyawa dan pertumpahan darah di Papua.
Albert juga berharap agar dana otsus yang berjalan nantinya dapat melibatkan tokoh-tokoh adat agar dana tersebut dapat menjangkau ke wilayah-wilayah adat yang ada di Papua.
[Nabire.Net/Maikel Marey]









Leave a Reply