Legislator Papua Minta Sisi Kiri & Kanan Taman Gizi Nabire Difungsikan Untuk Menjual Kerajinan Tangan Mama-Mama Papua

Hingga saat ini, belum ada tempat di Nabire yang bisa mengakomodir mama-mama Papua untuk berjualan baik hasil kerajinan tangannya maupun hasil perkebunannya, walaupun persoalan ini sudah sering dipertanyakan oleh mama-mama Papua di Nabire.

Menyoroti persoalan tersebut, anggota DPR-Papua, John N.R Gobai, meminta pemerintah kabupaten Nabire agar bisa mengakomodir hal tersebut, dan mengkomunikasikan hal itu dengan mama-mama Papua jika memang ada kendala yang dihadapi oleh pemerintah.

“Sekian lamanya mama-mama Pasar berteriak di bawah terik matahari untu meminta tempat yang layak untuk berjualan. Tetesan keringat terus mengalir,”, ungkap John.

John menuturkan, dalam kunjungan kerjanya ke Nabire, dirinya berjumpa dengan mama Ana Dogopia yang sedang menjual noken.

Dalam diskusi tersebut, mama Ana mengharapkan agar Pemda Nabire bisa membangun pondok jualan di sepanjang jalan Oyehe, Nabire.

“Saya lihat ini harapan mama-mama penjual noken di Nabire. Karena itu saya meminta dan berharap kepada pemerintah kabupaten Nabire untuk dapat membangun pondok di pinggiran jalan bagi mereka. Tapi jika hal itu tidak bisa diakomodir, pemkab bisa fungsikan sisi kiri di dalam Taman Gizi yang jarang terpakai, sebagai tempat berjualan bagi mama-mama penjual noken, dan sisi kanan Taman Gizi untuk mama-mama pengrajin dari pesisir”, harap John.

John berharap agar tempat berjualan khusus untuk kerajinan tangan mama-mama Papua baik dari pegunungan dan pesisir bisa segera disediakan pemkab Nabire, karena mama-mama Papua tersebut sudah sangat lama menanti uluran tangan dari pemerintah.

[Nabire.Net]


Silahkan Komentar

Komentar Anda

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

[+] monkey emoticons by andreasandre Modified from nartzco source code.