Korban Tewas Kerusuhan Wamena Menjadi 30 Orang

Jayawijaya – Jumlah korban jiwa akibat aksi ricuh yang terjadi di Wamena, kabupaten Jayawijaya senin (23/09) bertambah menjadi 30 orang.
Hal itu disampaikan Gubernur Lukas Enembe di Jayapura, Rabu (25/06).
(Baca Juga : Ini Keterangan Dandim 1702/Jayawijaya & Kapolda Papua Tentang Jumlah Korban Aksi Ricuh Di Wamena & Jayapura)
“Data terakhir ada 30 jenazah dan sebagian besar sudah dikirim ke Jayapura,” katanya, seperti dilansir dari Kantor Berita Antara Papua.
Gubernur mengatakan siswa-siswa pelaku anarkis dipaksa oleh kelompok tertentu.
“Kejadian tiba-tiba dan memaksa siswa-siswa, oleh kelompok yang kami tidak tahu dari mana tetapi mereka memaksa anak-anak sekolah yang masih ulangan untuk melakukan aksi kriminal,” katanya.
Lanjut Gubernur Lukas, kelompok provokator membakar beberapa siswa yang menolak untuk bergabung dan melakukan aksi kriminal.
Sementara itu, Kapolres Jayawijaya AKBP Tonny Ananda Swadaya mengatakan, di hari ketiga penyisiran oleh pihak keamanan, pihaknya tidak menemukan korban meninggal terbaru.
Namun pihaknya mengatakan, ada beberapa orang yang diamankan untuk mendalami aksi kriminal kemarin.
“Sementara kita pendalaman jadi saya belum publikasi. Nanti setelah jelas arahnya, siapa aktornya baru kita publikasi. Yang diamankan sementara 7 orang,” pungkas Kapolres.
[Nabire.Net/Ant]


Leave a Reply