Kinerja di Internal Dinas Pendidikan Intan Jaya Perlu Diperbaiki

Intan Jaya, Dalam rangka persiapan mengadakan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) Tatap Muka di sekolah untuk tahun ajaran 2022 di kabupaten Intan Jaya, maka pihak Dinas akan mengadakan rapat dengan setiap Kepala Sekolah.
Kegiatan rapat tersebut dilaksanakan pada hari Selasa tanggal 8 Februari 2022, pukul 10.00 pagi WIT, bertempat di Kantor Perwakilan Dinas Pendidikan Intan Jaya yang ada di Malompo kabupaten Nabire.
(Baca Juga : Dinas Pendidikan Intan Jaya Akan Koordinasikan Rencana KBM Tatap Muka)
Acara diawali dengan doa dilanjutkan amanat oleh Kepala Dinas Pendidikan kabupaten Intan Jaya, Apolos Bagau, S.T. Hadir dalam rapat ini mendampingi Kadispen, Kabid GTK Dinas Pendidikan Intan Jaya, Otis Malatuni.
Dalam kesempatan tersebut, Kabid GTK Dinas Pendidikan Intan Jaya, Otis Malatuni mengatakan, kinerja di internal Dinas Pendidikan kabupaten Intan Jaya perlu diperbaiki.
“Sebelum bicara tentang guru dan sekolah, sebaiknya kita benahi dan perbaiki dahulu kinerja cara kerjasama satu sama lain dalam intern Dinas Pendidikan. Karena terlihat tidak ada komunikasi dan kerjasama antara pimpinan dan kami jajaran kadis,” kritik Kepala Bidang GTK.
Lanjutnya, “Sistim dan kerjasama dalam dinas pendidikan ini yang harus bicara dulu. Arah jalan seperti apa yang kita mau lalui. Jadi saran saya, kita review dulu kinerja dalam tubuh dinas pendidikan,” kata Malatuni.
Para tenaga pendidik yang hadir pun diberi kesempatan untuk menyampaikan alasan mengapa tidak mau ke tempat tugas. Sedangkan Kepala Dinas sudah mengedarkan surat tentang keaktifan sekolah-sekolah mulai tanggal 17 Januari 2022.
Di tempat yang sama, Kepala SMP Negeri 1 Sugapa, Emil Dendegau, berharap agar beberapa tenaga dari Dinas Pendidikan Intan Jaya agar tetap tinggal di Intan Jaya dan tidak sibuk ke Nabire.
“Kita ini dilema dalam dua hal yaitu nyawa manusia dan masa depan generasi anak Intan Jaya. Karena konflik, guru bimbang mau mencari perlindungan dan selamatkan atau mau bertahan demi masa depan generasi. Kalau mau selamatkan diri, anak murid yang korban. Kalau bertahan demi masa depan anak murid, nyawa kami terancam,” katanya.
Rapat Dinas pendidikan kabupaten Intan Jaya ini diakhiri dengan makan bersama dan pembagian SK Honorer bagi guru-guru Honorer.
Sebelumnya, Kepala Dinas Pendidikan Intan Jaya telah meminta agar tenaga pendidik untuk segera mengaktifkan kegiatan belajar mengajar di setiap sekolah masing-masing.
(Baca Juga : Setiap Guru yang Bertugas di Intan Jaya Diminta Segera Aktifkan KBM)
Sebagai informasi, maksud dan tujuan dilaksanakannya rapat ini adalah untuk mengetahui sejauh mana kesiapan setiap sekolah dalam melaksanakan KBM Tatap Muka.
[Nabire.Net/Adolfius Sondegau]



Leave a Reply