Berbagai persoalan selama Pemilu bukan hanya terjadi di Nabire, tapi juga di beberapa kabupaten/kota di Papua. Termasuk di Manokwari. Bahkan akibat berbagai persoalan tersebut, Ketua DPC Partai PPP kabupaten Manokwari, Suyanto SH mengusulkan agar dilakukan pemilihan ulang di Manokwari.
Hal ini disampaikan Suyanto yang juga caleg DPRD Manokwari saat mendatangi kantor KPU Manokwari di jalan Merdeka. Saat bertemu Ketua KPU Manokwari, Albert Burwos, Suyanto mendesak digelar Pemilihan Legislatif ulang.
Menurut Suyanto kepada Ketua KPU Manokwari, banyak masyarakat yang tidak mendapatkan undangan memilih. Ironisnya, surat undangan telah disalahgunakan dan diberikan kepada orang lain yang tidak berhak.
Mantan anggota DPRD Provinsi Papua Barat ini juga mensinyalir terjadi mobilisasi masa pemilih secara besar-besaran. Namun disesalkan, pihak terkait dalam hal ini Panwaslu (Panitia Pengawas Pemilu) tidak bisa berbuat banyak mencegah mobilisasi massa atau mengawasi pendistribusian undangan kepada pemilih. Panwaslu hanya melihat, tapi bila mendapati terjadi pelanggaran Pemilu tidak dapat bertindak tegas.
Suyanto juga menilai, banyak anggota KPPS tidak siap menyelenggarakan Pemilu. Terbukti dengan terjadinya berbagai persoalan saat pemungutan suara. Suyanto mempertanyakan, apakah peristiwa menjurus pelanggaran saat pemungutan disengaja dengan memanfaatkan situasi.
Dengan sejumlah pelanggaran, Ketua DPC PPP ini mengusulkan Pemilu di Manokwari diulang.
Leave a Reply