Kapolsek Nabire Barat Mediasi Pertemuan Antara Warga Trans Karadiri Dengan Warga Mansurbabo Terkait Batas Wilayah Lahan

4

Bertempat di Balai Kampung Karadiri, Distrik Wanggar Nabire, rabu (23/11), telah diadakan musyawarah penyelesaian masalah batas wilayah lahan usaha II, Kampung Karadiri Distrik Wanggar, yang dipimpin langsung oleh Kapolsek Nabire Barat, Iptu Henry J. Manurung S.Sos.

Turut hadir pada musyawarah tersebut, Kepala Distrik Wanggar, Soemardi S.Sos, Kepala Kampung Karadiri, M. Markus, Pdt. Frans Raiki sebagai pemilik hak ulayat di kampung Karadiri, Kapospol Distrik Wanggar, Aiptu Baharuddin, Babinsa Kampung Karadiri, Serka Sudarmin, warga transmigran yang memiliki lahan II dan warga Mansurbabo yang menempati lahan II.

Dalam pertemuan tersebut, Kapolsek Nabire Barat, Iptu Henry mengatakan, persoalan tanah bisa menjadi pemicu konflik sosial apalagi di Papua, oleh karena itu, kepolisian akan terus memonitor dan membantu memediasi persoalan tersebut hingga selesai dengan melibatkan semua pihak terkait.

“Setiap tanah pasti ada batas dan selama ini tokoh adat memberikan pelepasan tanah tanpa turun langsung ke lapangan, kita jangan ribut masalah administrasi dulu tapi kita harus turun ke lapangan, karena tanpa kita turun lapangan percuma ribut disini,” tandasnya.

Kapolsek Nabire Barat menambahkan, bahwa pihak Kepolisian akan membantu dalam pengukuran ulang lahan tersebut.

“Jangan gara-gara kurang 1 meter kita saling ribut, toh akhirnya kita juga akan bertetangga. Jadi saya mohon kita saling menjalin komunikasi dengan baik,” tegas Kapolsek.

(Humas Polres Nabire)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *