Kabupaten Nabire Siap Menyukseskan Gerakan Tanam Padi Serentak

(Menteri Pertanian  Syahrul Yasin Limpo saat menyampaikan arahan pada saat Video Conference)



Nabire – Dinas Pertanian kabupaten Nabire memenuhi undangan dari Direktorat Jenderal Tanaman Pangan Kementerian Pertanian RI tentang Panen dan Gerakan Tanam Padi Jagung Serentak yang dilakukan melalui Video Conference pada tanggal 12 Mei 2020, pukul 10.30 WIT yang dipimpin oleh Menteri Pertanian RI Syahrul Yasin Limpo.

Dalam arahan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo menyapa seluruh petani di kabupaten untuk melakukan Gerakan Percepatan Tanam Padi dan Jagung serentak seluruh Indonesia.

(Aktifitas pengolahan tanah persiapan tanam pada musin tanam April-September)

Menteri Pertanian menyampaikan terima kasih yang sebesar besarnya kepada para kepala daerah yang mau terjun langsung ke lapangan dapat dipastikan dengan optimis semua dapat di kendalikan dan amankan bersama.

Menyikapi hal tersebut staf Bidang Tanaman Pangan (Julius Inggesi, Carly Sitania, Miskamto dan Erens Burdam) dengan segala keterbatasannya dan memiliki tanggung jawab moral tentang ketersediaan benih (khususnya benih padi)  di Nabire telah melakukan aktifitasnya untuk tersedianya benih unggul bersertifikat di Nabire berkerja sama dengan Yulius Pabari, SP dari Balai Pengawasan dan Sertifikasi Benih Provinsi Papua.

(Aktifitas Pemasangan label Sertifikat pada kemasan benih)

Hingga saat ini benih yang telah siap sebanyak kurang lebih 12 ton Varietas Ciherang, yang dapat digunakan untuk lahan sawah seluas 480 hektar.  Untuk langkah selanjutnya benih bersertifikat akan terus diupayakan agar selalu tersedia di Nabire, hal ini untuk menjawab keluhan petani yang sering mengeluh tentang terbatasnya benih benih bersertifikat.  Kegiatan lain yang juga sedang berlangsung berupa kegiatan penangkaran berupa penanaman padi varietas Ciherang dan Inpari 42.  Seperti yang telah diberitakan sebelumnya bahwa pada tahun 2020, Nabire memperoleh kegiatan pengembangan padi seluas 1.000 hektar dari Direktorat Jenderal Tanaman Pangan Kementerian Pertanian RI.

(Aktifitas timbang benh padi)

Gerakan tanam serentak yang sedang digalakan saat ini diharapkan dapat merangsang minat masyarakat tani untuk mengembangkan pertanian tanaman padi di lahan-lahan yang tersedia di tiap wilayah dengan berkoordinasi dan pendampingan kepada PPL di lapangan.

Sebagai penutup Video Conference Mentan berpesan bahwa Covid 19 ini adalah tantangan yang nyata yang berdampak sudah tersentuh langsung ke masyarakat. Oleh Karena itu solusi dari covid 19 ini adalah Medical Solution dan Food Security.

Persipan Pangan adalah solusi covid 19, oleh karena itu kita harus bekerja lebih keras, lebih terpadu dan lebih gotong royong agar makanan rakyat bisa terjamin.

Deskripsi Padi Varietas Ciherang

Anakan Produktif          :    14-17 batang

Anjuran                         :    Cocok ditanam pada musim hujan dan kemarau dengan ketinggian di bawah 500 m dpl

Bentuk Gabah               :    Panjang ramping

Bobot 1000 butir           :    27-28 gr

Golongan                      :    Cere

Tahan Hama                 :    Wereng coklat biotipe 2 dan 3

Tahan Penyakit             :    Bakteri Hawar Daun (HDB) strain III dan IV

Tekstur Nasi                  :    Pulen

Tinggi Tanaman            :    107-115 cm

Umur Tanaman            :    116-125 hari

Warna Gabah               :    Kuning bersih

Keterangan                   :    Tahan terhadap wereng coklat biotipe 2 dan agak tahan biotipe 3. Tahan terhadap hawar daun bakteri strain III dan IV. Baik ditanam di lahan sawah irigasi dataran rendah sampai 5000 mdpl.

[Nabire.Net]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *