Jubir Paslon Ateng Edowai-Hengky Pigai Tuding Paslon Inarius Douw-Anakletus Doo Takut Kalah
Terkait sejumlah gugatan yang dilakukan oleh pasangan calon Bupati & Wakil Bupati kabupaten Deiyai, Inarius Douw dan Anakletus Doo yang dilayangkan kepada Panwaslu kabupaten Deiyai terkait penetapan pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Deiyai oleh KPU Deiyai, juru bicara dari pasangan calon Ateng Edowai dan Hengky Pigai menuding hal tersebut sebagai kekuatiran pasangan Inarius dan Anakletus Doo karena takut kalah pada Pilkada Deiyai 2018 mendatang.
Hal itu dikatakan Juru Bicara pasangan Ateng Edowai dan Hengky Pigai, Marthen Pakage, kepada Nabire.Net, kamis 15 Februari 2018.

(Juru Bicara pasangan Ateng Edowai dan Hengky Pigai, Marthen Pakage)
Marthen Pakage menilai, upaya yang dilakukan paslon Inarius dan Anakletus sebagai upaya yang tak berdasar oleh orang yang haus jabatan dan kekuasaan dengan ambisi agar Pilkada Deiyai hanya akan melahirkan 1 pasangan calon saja yakni pasangan tersebut, melawan kotak kosong.
“Langkah seperti ini hanya bisa dilakukan oleh pemimpin anti demokrasi dan pemimpin gila akan kekuasaan”, ungkap Marthen Pakage, kepada media ini, Kamis, (15/02), pagi tadi.
Pakage menyampaikan bahwa laporan gugatan terkait penetapan calon yang dilakukan Inarius Douw dan pasangannya memang adalah hak politiknya. Tapi hal itu merupakan sebuah bukti nyata bahwa masih ada orang yang anti demokrasi di negara demokrasi.
“Di seluruh Indonesia, detik ini kalau ada paslon tunggal, maka seharusnya KPU memberikan perpanjangan waktu untuk membuka pendaftaran kembali. Berbeda dengan pilkada Deiyai, ini ada empat paslon yang ditetapkan melalui proses yang panjang. Sudah cabut nomor urut tanggal 13 februari kemarin. Kok masih ada upaya untuk melawan kotak kosong?”, tanya Pakage.
Marthen Pakage menambahkan bahwa pihaknya melihat hal ini sebagai hal yang konyol yang dilakukan oleh anak Bupati Nabire tersebut bersama pasangannya.
“Aneh, orang kalau mau berkuasa dan haus jabatan begitu sudah. Takut kalah, makanya gugat sana sini”, tutupnya.
Seperti diketahui, calon Bupati kabupaten Deiyai, Inarius Douw telah melayangkan keberatan kepada Panwas Deiyai terhadap pasangan calon Bupati Deiyai lainnya yakni pasangan Dance Takimai-Robby Dawapa terkait persoalan kesehatan dan jalur partai politik.
Selain itu, Inarius Douw juga melayangkan keberatan terhadap pasangan Ateng Edowai dan Hengky Pigai tekait dugaan legalitas dukungan E-KTP. Hal yang sama juga dilakukan Inarius Douw kepada pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Deiyai lainnya, Kenni Ikomouw dan Abraham Tekege.
[Nabire.Net]



Leave a Reply