JPU Kejari Nabire Bacakan Dakwaan 5 Komisioner KPU Puncak

(Sidang 5 Komisioner KPU Puncak)

(Sidang 5 Komisioner KPU Puncak/Dok.Isitimewa)

Nabire – Bertempat di ruang sidang Pengadilan Negeri Nabire, Senin (05/08), telah dilaksanakan sidang pertama tindak pidana pemilu legislatif kabupaten Puncak, yang menghadirkan 3 dari 5 terdakwa Komisioner KPU Puncak.

Sidang dipimpin oleh Ketua Pengadilan Negeri Nabire, Erenst Jannes Ulaen SH MH didampingi 2 orang hakim dan 1 Panitera Pengadilan Negeri Nabire, 1 orang jaksa penuntut umum, serta 5 orang terdakwa dengan agenda pembacaan dakwaan oleh Jaksa Penuntut Umum Kejaksaan Negeri Nabire.

Kelima komisioner KPU Puncak tersebut masing-masing Yopi Wenda, Nus Wakerkwa, Jakson Hagabal, Aniyus Tabuni dan Penehas Kogoya. Saat persidangan, komisioner atas nama Aniyus Tabuni dan Penehas Kogoya tidak hadir karena sedang berada di Jakarta

Dalam tuntutannya, JPU Kejaksaan Negeri Nabire, Arnolda Awom SH, menyatakan bahwa kelima anggota KPU Puncak telah melanggar UU Nomor 17 Tahun 2017 tentang Pemilu dengan mengubah perolehan suara caleg DPRD kabupaten sehingga jumlah suara sah dan tidah sah melebihi DPT.

Pengubahan perolehan suara tersebut dilakukan kelima terdakwa saat Rapat Pleno Rekapitulasi Perolehan Suara tingkat KPU Papua, Jumat 17 Mei 2019, sehingga jumlah suara di Form DB.1 berbeda dengan perolehan suara di Form DA.1 yang dipegang oleh saksi parpol.

Kelima komisioner KPU dianggap melakukan pengubahan suara atas dasar kepentingan politik dan konspirasi politik dari caleg tertentu.

Sidang sendiri akan dilanjutkan selasa esok (06/08) dengan agenda pembacaan penolakan atau eksepsi dari kuasa hukum terdakwa atas dakwaan dari JPU.

Sidang sendiri dijaga oleh aparat dari Polres Nabire.

[Nabire.Net]



One Response to JPU Kejari Nabire Bacakan Dakwaan 5 Komisioner KPU Puncak

  1. Rony jik wonda berkata:

    saya sebagai mahasiswa asal kabupaten puncak menyanpaikan secara pribadi meminta tolong pimpinan sidang pengadilan Nabire, bekerja yang jujur untuk menyelesaikan khasus ini, dan aman demi kemajuan puncak 5 Tahun ke depan karena saya inggin kampung saya aman terimaksih

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *