Ini Penjelasan Kepala BPKAD Nabire Terkait Insentif Nakes

(Kepala BPKAD Nabire, Slamet, SE, M.Si)

Nabire, Sejumlah tenaga kesehatan di RSUD Nabire, menolak rencana pembayaran insentif tenaga kesehatan yang tidak sesuai dengan Permenkes.

Menanggapi hal tersebut, Kepala BPKAD kabupaten Nabire, Slamet, SE, M.Si, kepada Nabire.Net, senin (14/09), menjelaskan bahwa hal itu disesuaikan dengan kemampuan daerah.

(Baca Juga : Insentif Tak Sesuai Harapan, Nakes RSUD Nabire Berencana Mogok Kerja)

“Dapat kami jelaskan bahwa pada rapat TAPD ketiga kalinya pada tanggal 6-8 September 2021, telah diputuskan untuk dilakukan refocusing dan penghitungan kembali seluruh anggaran belanja daerah dan pembiayaan daerah untuk dapat memenuhi pembayaran insentif nakes di daerah dalam penanganan Covid-19,”, kata Slamet.

Lanjutnya, untuk insentif penanganan Covid-19 bagi nakes, dianggarkan sebesar 6 Miliar, dan dibagi dua masing-masing 3 Miliar untuk Dinkes Nabire dan 3 Miliar untuk RSUD Nabire.

“Sesuai keputusan Ketua TAPD, kita hitung kemampuan keuangan daerah. Namun jika itu dirasa masih kurang dan ingin disamakan dengan pemberian insentif nakes dengan pusat, kami persilahkan ketemua dengan Pimpinan atau Ketua TAPD kabupaten Nabire,” urai Slamet.

Dikatakan Slamet, ia selaku Sekretaris TAPD akan melaksanakan putusan dalam rapat Tim Anggaran yang dipimpin Sekda Nabire.

“Saya informasikan bahwa kabupaten Nabire berbeda dengan daerah lainnya. Disamping dipotong sesuai PMK 17/2021 ttg Refocusing, juga harus membiayai Pilkada Nabire dan penanganan Covid-19, oleh karena itu beban APBD Nabire sangat besar,” pungkas Kepala BPKAD Nabire, Slamet, SE, M.Si.

Sebagai informasi, sejumlah tenaga kesehatan di RSUD Nabire, menolak rencana pembayaran insentif tenaga kesehatan yang tidak sesuai dengan Permenkes.

(Baca Juga : Belum Bayar Insentif Nakes, Bupati Nabire Ditegur Mendagri)

Menurut mereka, insentif untuk nakes di RSUD Nabire dianggarkan 3 Miliar, terhitung Januari hingga Juli 2021. Tapi menurutnya, hal itu tidak sesuai dengan aturan dari Kementerian Kesehatan.

[Nabire.Net]


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *