Ini 9 Petisi yang Disampaikan Dalam Unjuk Rasa Penolakan Otsus di Nabire

Demo Tolak Otsus Nabire

(Ini 9 Petisi yang Disampaikan Dalam Unjuk Rasa Penolakan Otsus di Nabire)

Nabire – Ratusan massa yang menolak otonomi khusus jilid 2, menggelar aksi unjuk rasa di Nabire, kamis pagi (24/09).

Massa berencana menggelar aksi damai di Kantor Bupati Nabire untuk menyampaikan aspirasi mereka yang menolak otsus, namun mereka dihadang oleh kepolisian dan terpaksa menyampaikan aspirasinya di Mapolres Nabire.



Nabire.Net mencoba meminta keterangan dari salah seorang juru bicara aksi penolakan otsus jilid 2 di Nabire, Jefri Wenda, kamis sore.

(Baca Juga : Wakapolres Nabire : Tidak Ada Penahanan Massa Selama Unjuk Rasa Tolak Otsus di Nabire)

Dijelaskan Jefri,  tadi sempat ada beberapa titik aksi dimana beberapa massa aksi sempat diamankan seperti di Siriwini, kampus Uswim Kalibobo dan Karang, dan mereka diarahkan ke Polres Nabire.

Massa di jembatan Kali Nabire sempat dihadang pihak kepolisian, dan setelah koordinasi kami diarahkan ke Polres Nabire. Aksi ini kami rencanakan dilakukan di kantor Bupati, tapi karena penghadangan ini, aksi ini dilakukan di Polres.

Karena massa yang cukup banyak di jembatan Kali Nabire tidak bisa diangkut dengan kendaraan ke Polres Nabire, akhirnya kami long march sampai Polres Nabire dan melaksanakan aksi di Polres Nabire.

Aspirasi ini kami tunjukan kepada publik bahwa sikap rakyat Papua terkait otsus seperti ini bahwa kami tidak ingin otsus tidak dilanjutkan dan meminta referendum.

Adapun Petisi Rakyat Papua (PRP) rakyat Nabire yang disampaikan dalam penyampaian aspirasi di Mapolres Nabire adalah sebagai berikut :

1. Kami menolak dengan tegas perpanjangan pemberlakuan otsus jilid 2 dalam bentuk dan nama apapun di provinsi Papua dan Papua Barat.

2. Menolak segala bentuk kompromi sepihak dan agenda-agenda pembahasan dan keputusan yang tidak melibatkan rakyat Papua selaku subjek dan objek seluruh persoalan di Papua.

3. Segera kembalikan kepada rakyat Papua untuk memilih dan menentukan nasibnya sendiri apakah menerima otsus atau merdeka sebagai sebuah negara.

4. Mendukung suara 1.8 juta rakyat Papua yang telah menandatangani petisi pada tahun 2017 yang meminta supervisi nternasional dalam penentuan nasib sendiri melalui referendum.

5. Mengutuk rapat dengar pendapat yang dibentuk oleh Gubernur dan Majelis Rakyat Papua untuk meloloskan otsus Papua.

6. Tarik militer dan hentikan penyisiran di Intan Jaya, Nduga, Yahukimo, Oksibil, dan Timika dan seluruh tanah Papua.

7. Mengutuk tegas penembakan yang dilakukan TNI kepada Pdt. Yeremias Zanambani tanggal 19 September 2020 di Intan Jaya, dan Pdt. Gemin Nirigi tahun 2018 di Nduga.

8. Menolak Pilkada Nabire dan menghimbau kepada seluruh rakyat untuk golput.

9. Bila petisi ini tidak ditanggapi maka akan dilakukan aksi mogok sipil nasional secara damai di seluruh Papua

[Nabire.Net]

2 Responses to Ini 9 Petisi yang Disampaikan Dalam Unjuk Rasa Penolakan Otsus di Nabire

  1. Ryoni berkata:

    Setuju
    Kita tdk membutuhkan otsus

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *