Bapenda Nabire Akan Tambah Tapping Box Untuk Dongkrak Pendapatan Pajak

Nabire – Sebagai bagian dari tindak lanjut rencana aksi pencegahan korupsi, Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Nabire terus berupaya untuk mewujudkan pengelolaan pajak daerah secara transparan dan akuntabel.
Pengelolaan pajak yang transparan dan akuntabel jelas akan berdampak pada pendapatan pajak daerah. Dalam rangka mendongkrak pendapatan pajak daerah, upaya-upaya strategis harus dilakukan.
(Baca Juga : Pembayaran PBB-P2 Tahun 2020 Yang Dikelola Bapenda Nabire Sudah Bisa Dilakukan)
Salah satu upaya tersebut ialah dengan membangun sistem pengelolaan pajak online. Sistem monitoring online ini diyakini akan mempermudah wajib pajak dalam menyajikan data pajak secara transparan.
Secara teknis, cara kerja sistem yang akan diimplementasikan ini adalah merekam dan mencatat transaksi yang terjadi dalam suatu kegiatan usaha secara real time. Dengan begitu, wajib pajak sudah dapat memisahkan antara penerimaan usaha dengan kewajiban pembayaran pajak yang harus disetorkan kepada pemerintah daerah melalui Bapenda.
Selain itu untuk wajib pajak yang menjalankan usahanya sudah menggunakan komputer atau cash register maka alat yang digunakan adalah Tapping Box. Tapping Box dipasang di hotel, restoran atau tempat parkir, fungsinya untuk mencatat atau menangkap semua transaksi yang kemudian tercetak oleh printer point of sales.
Menurut Kepala Bapenda kabupaten Nabire, Fatmawati, SSTP, perkembangan teknologi yang sedemikian masif menuntut perubahan pada semua aspek, termasuk pada cara bekerja.
Implementasi monitoring online merupakan solusi dalam mewujudkan Clean Government. Secara teknis, monitoring online jelas akan memudahkan dalam melakukan pemantauan kesesuaian laporan dan perhitungan pajak yang dilakukan oleh beberapa wajib pajak.
Lebih lanjut ia menjelaskan bahwa Bapenda kabupaten Nabire telah menggandeng Bank Papua Cabang Nabire dalam penyediaan Tapping Box. Namun saat ini baru terbatas hanya 15 unit saja.
Oleh karena itu kata Fatmawati, baru beberapa restoran, rumah makan, cafe maupun hotel yang dipasangi alat tersebut, dengan pertimbangan tempat-tempat yang dipasang memiliki catatan pendapatan yang besar.
Selain itu Bapenda Nabire juga akan memaksimalkan pajak hiburan dengan memasang Tapping Box di tempat karaoke dan sejenisnya.
Bapenda Nabire sendiri masih menunggu penambahan Tapping Box yang sedang dalam pengiriman ke Nabire.
“Dikarenakan alat perekam transaksi pajak atau Point of Sales yang tersedia atas kerjasama pemda dan Bank Papua hanya 15 unit saat ini, maka kami prioritaskan dulu resto atau rumah makan atau kafe dan hotel yang berpendapatan besar, sambikl menunggu penambahan Tapping Box yang sedang dalam pengiriman ke Nabire,” pungkas Fatmawati.
[Nabire.Net]


Leave a Reply