INFO NABIRE
Home » Blog » Asosiasi Bupati Wilayah Meepago Sepakat Perpanjang Penutupan Transportasi Hingga 25 Juni 2020

Asosiasi Bupati Wilayah Meepago Sepakat Perpanjang Penutupan Transportasi Hingga 25 Juni 2020

(Covid-19)



Nabire – Asosiasi Bupati Wilayah Meepago kembali menggelar pertemuan membahas percepatan penanganan Covid-19. Pertemuan diadakan di Kantor Bupati Nabire, Rabu (10/06).

Hal itu dibenarkan Kabag Humas Pemda Nabire, Yermias Degei, kepada Nabire.Net kamis siang (11/06). Pertemuan dihadiri Bupati Nabire, Bupati Dogiyai, Bupati Deiyai, Bupati Paniai dan Bupati Intan Jaya.

(Baca Juga :Ini Siaran Pers Ketua Asosiasi Bupati Wilayah Meepago Terkait Penanggulangan Corona)

Dalam pertemuan tersebut, sejumlah kesepakatan penting disetujui oleh kelima Bupati, diantaranya perpanjangan penutupan akses transportasi baik transportasi udara, laut maupun darat hingga 25 Juni 2020.

Berikut tujuh poin penting kesepakatan Asosiasi Bupati Wilayah Meepago :

(1) Memperpanjang penutupan Bandar Udara, Pelabuhan Laut dan Jalan Darat selama 14 hari ke depan terhitung tanggal 11 Juni 2020 sampai 25 Juni 2020.

(2) Aktivitas pemerintahan, ibadah, pasar dan aktivitas masyarakat di kabupaten masing-masing dalam wilayah Meepago diberikan kelonggaran dengan syarat mengikuti ketentuan protokol kesehatan COVID-19.

(3) Kendaraan angkutan sembilan bahan pokok, bahan bakar minyak, bahan bangunan, pelayanan kesehatan, dan kegiatan pemerintahan lainnya dari Kabupaten Nabire ke kabupaten-kabupaten lainnya di wilayah Meepago diberikan izin melintas pada hari Selasa dan hari Jumat dengan syarat pengemudinya maksimal 2 (dua) orang dan wajib mengikuti protokol kesehatan COVID-19, yakni membawa surat izin jalan dan hasil pemeriksaan kesehatan dari Gugus Tugas COVID-19 Kabupaten Nabire.

(4) Pemerintah kabupaten masing-masing dalam wilayah Meepago memfasilitasi kendaraan angkutan bagi para pelajar SD, SMP, SMA/SMK yang ingin mendaftar sekolah di kabupaten lain dalam wilayah Meepago.

(5) Pemerintah kabupaten masing-masing dalam wilayah Meepago memfasilitasi pendaftaran secara online bagi pelajar SMA/SMK atau calon mahasiswa yang hendak pendaftaran diri masuk ke Perguruan Tinggi sambil menunggu perkembangan penanganan COVID-19.

(6) Semua masyarakat di wilayah Meepago wajib menjaga stabilitas keamanan dan ketertibaan daerah masing-masing dan tidak terpengaruh dengan provokasi dan gangguan keamanan dari pihak mana pun dengan alasan apapun. Semua masyarakat fokus pada percepatan penanganan COVID-19.

(7) Kesepakatan ini akan ditinjau kembali setelah 14 hari sejak ditetapkan.

[Nabire.Net]

Post Related

Leave a Reply

  • Nn
    11 June, 2020 17:07 at 17:07

    Apa tidak ada pertimbangan kemanusiaan? Untuk mereka yang ingin keluar antar papua karna ada urusan mendesak? Seperti pasien rujukan ke Jayapura untuk berobat, karena RSUD Nabire tidak bisa tangani. Terima kasih.

Your email address will not be published.