INFO NABIRE
Home » Blog » Anggota DPR RI Soedeson Tandra Desak Polisi Usut Eksploitasi 8 Anak Nabire di Bali

Anggota DPR RI Soedeson Tandra Desak Polisi Usut Eksploitasi 8 Anak Nabire di Bali

(Soedeson Tandra)

Nabire, 7 Juli 2025 – Anggota Komisi III DPR RI, Soedeson Tandra, mendesak aparat kepolisian, khususnya Kapolda Bali dan Kapolres terkait, untuk segera mengusut tuntas dugaan kasus eksploitasi terhadap delapan anak asal Nabire, Papua Tengah, yang terjadi di wilayah hukum Polda Bali.

“Saya minta Kapolda dan Kapolres segera ambil tindakan tegas dan terukur. Kekerasan terhadap anak dilarang undang-undang,” tegas Soedeson dalam pernyataan videonya, Jumat (4/7/2025), yang diterima redaksi Nabire.Net.

Delapan anak tersebut awalnya dijanjikan akan disekolahkan di Bali oleh seseorang berinisial D.P., warga keturunan Tionghoa asal Manado yang mengaku sebagai pendeta sekaligus pengusaha kue. Namun, sejak 2021, mereka justru dipaksa bekerja tanpa henti membuat hingga 500 kotak kue per hari, tanpa akses pendidikan dan istirahat yang layak.

(Baca Juga : Diduga Jadi Korban Eksploitasi, Anak-Anak Asal Nabire Dipaksa Bekerja Membuat Kue di Bali oleh Oknum Pendeta)

Lebih miris, mereka juga mengalami kekerasan fisik dan psikis. Berdasarkan informasi yang diterima Nabire.Net, anak-anak tersebut dipukul menggunakan besi, dikurung di kandang anjing, tidak diberi makan, hingga dipaksa berdiri seharian sebagai hukuman.

Saat ini, empat anak telah berhasil diselamatkan oleh mahasiswa Papua di Bali. Dua di antaranya sudah dipulangkan ke Nabire, sementara dua lainnya ditampung di kontrakan putri Papua. Tiga anak masih berada di lokasi kerja, dan satu anak lainnya memilih kabur dan tinggal di pos sekuriti sebuah sekolah selama lima bulan terakhir.

Soedeson menegaskan, negara tidak boleh tinggal diam atas kasus ini. Ia meminta agar pelaku segera ditangkap dan diproses hukum sesuai aturan perundang-undangan yang berlaku.

[Nabire.Net]

Post Related

Leave a Reply

Your email address will not be published.