Aktivitas Kantor Kelurahan Kalibobo Masih Lumpuh Karena Dipalang

Nabire – Buntut dari dipalangnya Kantor Kelurahan Kalibobo Nabire, sejak rabu kemarin (09/01), aktivitas pelayanan di Kantor Kelurahan tersebut lumpuh hingga hari kamis (10/01).

Pemalangan yang dilakukan oleh warga pemilik tanah yang tidak puas dengan sikap pemerintah kabupaten Nabire ini terkait dengan penyelesaian lokasi tanah yang menurut pemilik tanah dari pihak keluarga Z. Rumawi, belum diselesaikan pemerintah Nabire selama 44 tahun.

Selain di Kantor Kelurahan Kalibobo, lokasi tanah yang dipersoalkan ganti ruginya oleh pemilik tanah yakni di Pustu Kalibobo dan SD Inpres Kalibobo.

Pemilik tanah sendiri meminta agar ada penyelesaian dengan Bupati Nabire terkait ganti rugi tanah yang kabarnya mencapai ratusan juta.

Seperti diketahui, Kantor Kelurahan Kalibobo dipalang sejak rabu pagi (09/01). Nampak pintu masuk Kantor Kelurahan Kalibobo dipalang sehingga tidak ada aktivitas pelayanan kepada masyarakat. Selain pintu masuk yang dipalang, di papan tripleks, tertulis pesan kekecewaan terhadap pemerintah kabupaten Nabire terkait penyelesaian lokasi tanah Kantor Kelurahan Kalibobo Nabire.

(Baca Juga : Merasa Diacuhkan Pemkab Nabire, Pemilik Tanah Palang Kantor Kelurahan Kalibobo)

Dalam papan tersebut, tertulis bahwa “Sudah 44 tahun tanah ini digunakan, tidak ada penyelesaian. Kami pemilik tanah tarik kembali”. Di papan lainnya tertulis “Kami keluarga Z. Rumawi sudah bosan, capek, marah dan malas dengan sikap Pemda Nabire”.

Kemudian ada juga tulisan “Silahkan Pemda Nabire cari lokasi baru karena hari ini 9 Januari 2019 tanah ini kami tarik”. Dan tulisan “Mungkin ini jalan terbaik yang Pemda Nabire (Bupati) mau. 9 kali kami kirim surat buat dorang, tapi mungkin dong buang”.

[Nabire.Net/Roni]


Silahkan Komentar

Komentar Anda

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

[+] monkey emoticons by andreasandre Modified from nartzco source code.