50 Guru Kontrak Siap Ditugaskan di Intan Jaya

(Kepala Dinas Pendidikan Intan Jaya menutup kegiatan Pengadaan Tenaga Pengajar Guru Kontrak Tahun 2020-2021, kabupaten Intan Jaya/Foto.A.M)

Nabire – Bertempat di Aula KPG Nabire, Pemkab Intan Jaya melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan melaksanakan kegiatan Pengadaan Tenaga Pengajar Guru Kontrak Tahun 2020-2021, kabupaten Intan Jaya.

Kegiatan tersebut resmi ditutup hari rabu (12/02) oleh Kepala Dinas Pendidikan Intan Jaya, Apolos Bagau, ST.



Apolos Bagau mengatakan, Pengadaan Tenaga Pengajar Guru Kontrak ini untuk memenuhi kebutuhan guru di kabupaten Intan Jaya sebagai bagian dari  Program Manajemen Pelayanan Pendidikan sebagai salah satu program prioritas Dinas Pendidikan dan Kebudayaan kabupaten Intan Jaya.

Dinas Pendidikan Intan Jaya sendiri telah merekrut 50 tenaga pendidik.

’’Saya memerintahkan untuk mengadakan perkerutan guru kontrak ini, karena saya menilai bahwa kebutuhan pendidikan di daerah sangat dibutuhkan, agar dapat menciptakan SDM yang berkualitas dan berkarakter terutama kepada anak-anak sekolah”, katanya.

Selain itu, penyediaan tenaga guru sangat penting dan guru yang direkrut dipastikan mampu mendidik anak-anak di daerah khususnya di kabupaten Intan Jaya.

“Sistem pendidikan di Intan Jaya belum terpenuhi secara maksimal dan salah satu indikator pencapaian mutu pendidikan adalah tenaga guru. Banyak sekolah yang sedang kekurangan tenaga guru. Banyak guru yang mengabaikan tugasnya sebagai seorang pendidik. Meskipun ada guru di setiap sekolah banyak yang meninggalkan tempat tugas dalam kurung waktu yang lama sehingga anak didik yang seharusnya menerima pembelajaran sering berhadapan dengan sebuah meja dan kursi yang kosong”, lanjut Apolos.

Oleh karena itu beber Apolos, untuk menjawab persoalan kebutuhan guru tersebut dibutuhkan seorang guru yang profesional yang akan setia dalam tugas.

‘’Guru yang sudah kami kontrak akan ditempatkan di sekolah-sekolah terutama Sekolah Dasar (SD) daerah kabupaten intan jaya. Saya yakin dan percaya kalian guru kontrak mampu dan siap untuk ditugaskan apapun tantangan dan resiko sehingga kekosongan guru di beberapa sekolah selama ini dapat terisi sehingga kegiatan belajar mengajar dapat berjalan”, lanjut Apolos Bagau.

Lebih lanjut Kepala Dinas Penididkan Apolos mengatakan, proses rekrutmen guru kontrak bukan hal baru karena sebelumnya sudah pernah dilakukan, dimana saat itu Pemkab Intan Jaya bekerjasama dengan UGM. Berbeda dengan sebelumnya, rekrutmen kali ini hanya mengutamakan tenaga guru kontrak dari Papua.

Di tempat yang sama, Ketua Panitia Rekrutmen Guru Kontrak, Enos Sembai, mengatakan, pihaknya sebelumnya mengajukan permohonan kepada Bupati selaku Kepala Pemerintahan agar program ini didukung terus.

“Puji Tuhan Bapak Bupati menyetujui penerimaan guru kontrak, dan kami prioritaskan guru OAP yang merupakan terobosan pertama kalinya, guna mengisi kekosongan guru di beberapa sekolah di daerah”, tutut Enos.

Enos berharap, guru yang dikontrak dapat melaksanakan tugasnya dengan setia dan betah di lingkungan kerjanya.

Kegiatan Pengadaan Tenaga Pengajar Guru Kontrak Tahun 2020-2021 oleh Pemkab Intan Jaya dilaksanakan selama 3 hari dari tanggal 10 s/d 12 Februari 2020, yang merupakan kerjasama Pemkab Intan Jaya melalui Dinas Pendidikan dan KPG Nabire.

Selama kegiatan, para guru kontrak dibekali terlebih dahulu sebelum diberangkatkan ke Intan Jaya.

[Nabire.Net/Apolos Bagau]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *