Wisuda XIII STAK Nabire, Ini Pesan Ketua Sinode KINGMI di Tanah Papua
Dalam Wisuda XIII Sekolah Tinggi Agama Kristen (STAK) Nabire, Ketua Sinode KINGMI di Tanah Papua, Pdt. Yahya Lagoan, M.Th, resmi menerima 222 lulusan sebagai tenaga pengerja gereja yang akan kembali melayani di jemaat-jemaat KINGMI di seluruh Papua.
Dalam sambutannya, Pdt. Yahya Lagoan, M.Th menegaskan bahwa lulusan dari gereja KINGMI langsung diterima sebagai tenaga pelayanan resmi.
“Dari 222 itu, ada anak-anak gereja KINGMI. Hari ini saya resmi menerima mereka menjadi tenaga pengerja gereja KINGMI di Tanah Papua,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa seluruh lulusan wajib kembali ke klasis masing-masing untuk melapor kepada Ketua Klasis sebagai bentuk kesiapan ditempatkan dalam pelayanan.
Ketua Sinode juga memberi perhatian khusus kepada lulusan berprestasi. “Yang nilai IPK-nya 3 ke atas, terutama yang masih muda, saya harap bisa lanjut S3. Gereja membutuhkan orang-orang berkualitas untuk memimpin,” tegasnya.
Menurutnya, gereja membutuhkan tenaga dengan kapasitas intelektual dan teologi yang kuat untuk memimpin pelayanan di tingkat sinode, klasis, hingga jemaat lokal. Pendidikan teologi disebutnya sebagai proses mengasah kembali alat kerja bagi hamba Tuhan.
Pdt. Yahya Lagoan, M.Th juga mengingatkan seluruh lulusan tentang tantangan pelayanan yang panjang dan berat. Ia meminta para wisudawan tetap rendah hati, menjunjung karakter, etika, dan jati diri budaya Papua dalam setiap karya pelayanan.
“Bangga hari ini boleh. Tetapi di ladang Tuhan banyak masalah. Jadilah pembawa damai dan terang Kristus. Ingat sebagai anak adat, anak budaya. Datang melayani dengan rendah hati,” pesannya.
Menutup sambutannya, Ketua Sinode meminta seluruh lulusan segera kembali ke jemaat masing-masing.
“Pulang dan jadilah berkat dengan pengetahuan yang sudah saudara dapat. Terima kasih bagi semua tenaga pendidik dan lembaga yang sudah membentuk anak-anak ini,” tutupnya.
[Nabire.Net/Marten Dogomo]


Leave a Reply