Warga Keluhkan Tumpukan Sampah di Pasar Oyehe, Ini Tanggapan Kepala DLH Nabire
Nabire, 2 September 2025 – Pemandangan memprihatinkan kembali terlihat di Pasar Oyehe, Distrik Nabire Kota, Kabupaten Nabire, Papua Tengah. Tumpukan sampah plastik dan limbah lainnya menggunung, menebarkan aroma busuk yang menyengat di pusat perekonomian kota ini.
Petugas Dinas Perhubungan yang berjaga di pintu depan Pasar Oyehe, Oskar Saba, menyebutkan kondisi ini sudah berlangsung beberapa hari. “Sampah menumpuk mencemari area pasar yang seharusnya menjadi etalase ibu kota Provinsi Papua Tengah,” jelasnya.
Hal senada disampaikan petugas pintu belakang pasar, Antari Baba. Menurutnya, pedagang terpaksa tetap berjualan meski lingkungan sekitar kotor dan tidak sehat. “Ini ironis, Nabire sebagai ibu kota provinsi, tapi kondisi pasar justru seperti ini,” ujarnya.
Padahal, Pemerintah Kabupaten Nabire telah menerbitkan Peraturan Daerah (Perda) No. 1 Tahun 2019 tentang larangan membuang sampah. Namun, implementasi perda tersebut dinilai belum efektif.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Nabire, Arfan Natan Palumpun, menegaskan bahwa pihaknya sudah berupaya menanggulangi persoalan ini.
“Sampah di Terminal Oyehe seharusnya diangkut setiap hari. Namun, kontainer kami sering dibakar sehingga tidak bisa diletakkan di sana. Kami juga sudah membuat jadwal pengangkutan dan imbauan lewat media cetak maupun RRI, tetapi kesadaran masyarakat masih rendah,” katanya kepada Nabirenet, Senin (01/09).
Kondisi ini menyoroti pentingnya peran serta masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan, khususnya di Pasar Oyehe yang menjadi pusat aktivitas warga Nabire.
[Nabire.Net/Jeri P.Degei]


Leave a Reply