Sosialisasi & Advokasi GERMAS Oleh Dinkes Dogiyai

Dogiyai, Kepala Dinkes Dogiyai, Dr. Daniel V Lumangkun membuka Sosialisasi Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS) di Tingkat Kabupaten Dogiyai, bertempat di Aula Kingmi Digikotu, Rabu 24 November 2021 Pagi. Acara dihadiri oleh Para KepalaPuskesmas dan Pengelola Promkes Se Kabupaten Dogiyai.
Kepala Dinas Kesehatan dr. Daniel V Lumangkun, dalam arahannya menjelaskan, Sosialisasi & Advokasi GERMAS Oleh Dinkes Dogiyai ini merupakan program nasional yang pada tujuan akhirnya adalah perwujudan kesejahteraan masyarakat Indonesia pada umumnya dan masyarakat pra sejahtera pada khususnya.
GERMAS ini merupakan upaya percepatan dan mensinergikan tindakan dari upaya promotif dan preventif hidup sehat guna meningkatkan produktifitas penduduk dan menurunkan beban pembiayaan pelayanan kesehatan akibat penyakit.
(Baca Juga : Dinkes Dogiyai Gencar Promosikan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS)
Lanjut dr Daniel, dalam intruksi Presiden No 1 Tahun 2017 mengamanahkan para menteri, kepala lembaga pemerintah non kementerian , Dirut Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan serta para Gubernur dan Bupati/Walikota wajib menetapkan kebijakan dan mengambil langkah-langkah sesuai dengan tugas dan kewenangan masing-masing untuk mewujudkan GERMAS.

Di tempat yang sama, Kepala Bidang Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat Isak Waine, SKM, M.Kes, menjelaskan beberapa langkah GERMAS yang harus dilaksanakan baik itu melalui peningkatan fisik, peningkatan perilaku hidup sehat, penyediaan pangan sehat dan percepatan perbaikan gizi, peningkatan pencegahan dan deteksi dini penyakit, peningkatan kualitas lingkungan dan peningkatan edukasi hidup sehat.
“Terkait dengan GERMAS, pertama Saya minta Kepada Semua Puskesmas bisa jalankan Program GERMAS ini dengan baik. Puskesmas bisa mengarahkan seluruh pengurus cabang olahraga, Komunitas kaum muda, Para Distrik, Kepala Kampung bahkan tingkat Kelurahan, RT dan RW untuk turut serta mengembangkan kegiatan olahraga disetiap lini di Wilayah Kerjanya Masing-masing. Kegiatan ini harus dilakukan secara rutin, berkelanjutan dan komunal. Disetiap RT, RW, Kampung dan Distrik harus memiliki ruang hijau terbuka yang diperuntukkan untuk melaksanakan aktifitas olahraga dan kesehatan,” tutur Isak Waine.
Lanjutnya, selain itu juga melalui Dinas Pertanian, Dinas Ketahanan Pangan, Dinas Perikanan Para Penyuluh Pertanian, Lembaga Kemasyarakatan seperti Tim Penggerak PKK memprogramkan dan menggiatkan ragam padat karya yang mengarah pada kesadaran masyarakat untuk memanfatkan pekarangan dan menanam sayur serta buah-buahan.
Ketiga kepada seluruh jajaran kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah, seluruh tempat fasilitas publik agar mengalokasikan seluruh tempat kerja, tempat pelayanan umum menjadi Kawasan Tanpa Rokok atau Bebas Asap Rokok. Selanjutnya kepada para perokok hendaknya dialokasikan tempat khusus yang tidak mengganggu dan merugikan kesehatan orang lain.
Lanjut, ia menyambut baik terlaksananya acara ini, gerakan ini didasari oleh banyaknya penyakit yang diakibatkan bukan karena virus atau bakteri tetapi oleh pola dan gaya hidup tidak sehat, karenanya kita diharapkan pertama untuk mengatur hidup ini dengan sebaiknya dengan olahraga atau aktifitas fisik minimal 30 menit dalam sehari, kedua mengkonsumsi buah dan sayuran, ketiga perlunya kontrol kesehatan secara berkala terutama terbanyak penyakit hipertensi dan diabetes melitus.
“GERMAS ini bukan aktifis Kesehatan saja yang terlibat tetapi semua SKPD dan masyarakat umum, yang pada akhirnya saya berharap dengan di gerakannya program ini angka kesakitan dan kematian bisa di teken akibat pola hidup yang kurang baik.
[Nabire.Net/Ones Yobee]


Leave a Reply