BKN : Sistem Penerimaan CPNS Seharusnya Tak Jadi Masalah Diterapkan Dimanapun Termasuk Papua
Menanggapi banyaknya keluhan mengenai sistem penerimaan CPNS tahun 2018 di Papua, Kepala Badan Kepegawaian Negara, Bima Haria Wibisana angkat bicara. Bima menuturkan tes CPNS dapat disesuaikan dengan keluhan warga di daerah.
Hal itu diungkapkan Bima di Kantor Kemenpan-RB, Jumat (28/09). Menurut Bima, sistem yang diterapkan BKN dalam tes tahun ini seharusnya tak jadi masalah diterapkan dimanapun termasuk di Papua.
Menurutnya, penolakan tes online lebih didasarkan pada ketidaktahuan akan sistem penerimaan tes CPNS 2018.
Lebih jauh Bima mengatakan bahwa pihaknya tidak menutup kemungkinan untuk memodifikasi sistem sesuai kebutuhan daerah, namun BKN perlu berdiskusi terlebih dahulu dengan BKD guna mencari tahu secara detaik persoalan tes CPNS secara online di Papua, kata Bima, seperti dikutip dari Antara.
Sementara itu, Menpan-RB, Syarifuddin mengaku belum mendapat laporan secara langsung terkait penolakan Gubernur Papua terhadap pelaksanaan tes CPNS 2018.
Namun mantan Wakapolri ini menegaskan bahwa semua harus mengikuti aturan undang undang,” ujarnya di gedung KemenPAN-RB, Jakarta, Jumat (28/9).
Seperti diketahui, pemerintah provinsi Papua sendiri telah sepakat bersama 28 pemerintah kabupaten/kota se-Papua agar pelaksanaan tes CPNS 2018 di Papua dilaksanakan secara offline. Hal itu disepakati Gubernur Papua bersama MRP, DPRP dan 28 pemerintah kabupaten/kota se-Papua, selasa lalu (25/09).
Penolakan tersebut didasarkan pada belum siapnya infrastruktur yang ada khususnya jaringan internet yang ada di sejumlah wilayah di Papua.
Selain memperjuangkan tes offline, pemprov Papua dan pemkab juga akan memperjuangkan nasib formasi K2 (honorer) yang hingga saat ini belum diakomodir, dan hal itu akan dibicarakan langsung dengan Presiden Jokowi.
[Nabire.Net]



Leave a Reply