INFO NABIRE INFO PAPUA TENGAH
Home » Blog » Sambut Hari Sumpah Pemuda ke-95, SD Kristen Agape Terpadu Nabire Gelar Karya Project Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5)

Sambut Hari Sumpah Pemuda ke-95, SD Kristen Agape Terpadu Nabire Gelar Karya Project Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5)

(Sambut Hari Sumpah Pemuda ke-95, SD Kristen Agape Terpadu Nabire Gelar Karya Project Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5)

Nabire, Bertempat di SD Kristen Agape Terpadu, Kalibobo, Nabire, telah dilaksanakan Project Gelar Karya Project Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) yang dirangkaikan dengan program Sekolah Sehat, dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda ke-95, tahun 2023, Jumat (27/10/2023).

Acara Project Gelar Karya ini diisi dengan Pameran Makanan Tradisional dari berbagai macam daerah di Indonesia, penampilan kesenian tradisional dan permainan-permainan tradisional.

Hadir dalam acara ini, Kepala Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi Papua mewakili Pj.Gubernur Papua Tengah, Bupati Nabire serta Ketua Yayasan PESAT Nabire. Rombongan disambut dengan pengalungan bunga diiringi tarian tor-tor oleh siswa-siswi SD Kristen Agape Terpadu dan juga disambut Kepala Sekolah SD Kristen Agape Terpadu, Melkias Aunalal, S.IP.

Acara dilanjutkan dengan laporan Ketua Panitia, Ibu Elizabeth Panjaitan, S.Pd.K, kemudian pembacaan Sumpah Pemuda.

(Ketua Yayasan PESAT Nabire, Eliezer Edo Odo)

Selanjutnya Ketua Yayasan PESAT Nabire, Eliezer Edo Odo, dalam sambutannya mengatakan, dirinya mengucap syukur karena bisa menyaksikan kemampuan dan kesanggupan anak-anak, khususnya berkaitan dengan momentum hari Sumpah Pemuda.

“Biar apa yang hari ini terjadi, itu menjadi satu ingatan yang kuat untuk mereka bawa, sekalipun di Indonesia ini begitu banyak suku bangsa, mulai dari yang warnanya putih maupun hitam kulitnya, dari yang keriting maupun lurus atau setengah lurus dan sebagainya, kita semuanya adalah satu, apalagi di dalam Alkitab diajarkan bahwa semua manusia itu sumbernya satu dari Bapa di surga, entah kita itu beragama apa pada hari ini tapi Indonesia adalah satu kesatuan yang tidak bisa dipisahkan. Biar hal-hal ini bisa terus menjadi modal untuk anak-anak kita tumbuh dewasa berkembang terus dalam menyambut masa depan mereka,” tutur Ketua Yayasan PESAT Nabire.

Ketua Yayasan PESAT Nabire, Eliezer Edo Odo, berharap, apa yang ditampilkan oleh anak-anak pada hari ini akan menolong mereka untuk bisa mengenali potensi hidup mereka seperti apa kedepannya.

Diakhir sambutannya, Eliezer mengucapkan terima kasih kepada Kepala Sekolah SD Kristen Agape Terpadu beserta rekan-rekan guru yang hari ini dan beberapa waktu yang lalu sudah menyiapkan dan mewujudkan ide-idenya.

“Apa yang kami harapkan terjadi hari ini, bisa menjadi momentum untuk kita sebagai penyelenggara sekolah khususnya di SD ini, bisa menarik minat untuk para orang tua, paling tidak para orang tua di tempat ini yang hadir, bisa menceritakan apa yang sedang terjadi di tempat ini,” tutupnya.

(Kepala Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi Papua, Dr. Junus Simangunsong, S.Si., M.T)

Di tempat yang sama, Kepala Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi Papua, Dr. Junus Simangunsong, S.Si., M.T, mewakili Pj.Gubernur Papua Tengah, dalam sambutannya mengatakan, kegiatan hari ini adalah bagian dari kebijakan Kementerian Pendidikan terutama terkait kebijakan Kurikulum Merdeka. Jadi melalui pencanangan kebijakan Merdeka Belajar episode yang ke-15, Kementerian Pendidikan sudah mencanangkan pelaksanaan Kurikulum Merdeka, yang salah satunya adalah melalui penanaman dan pembangunan karakter profil Belajar Pancasila untuk anak-anak.

“Jadi untuk menemukan karakter itu tidak melulu hanya melalui proses pembelajaran tatap muka yang ada di kelas,tapi diupayakan melalui kolaborasi kerjasama dalam bentuk kegiatan projek yang sering kita kenal dengan Project P5 atau Project Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5). Itu adalah bagian dari implementasi Kurikulum Merdeka yang sudah diadopsi di beberapa satuan pendidikan terkhusus untuk SD Kristen Agape. Diharapkan melalui projek-projek yang diadakan di satuan pendidikan, anak-anak kita akan memiliki karakter bernalar kritis, kreatif, mandiri, beriman dan bertakwa kepada Tuhan yang Maha Esa, berakhlak mulia, gotong royong dan berwawasan kebhinekaan global. Kemudian untuk pada saat ini memang digabung dengan peringatan sumpah pemuda,” tutur Kepala Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi Papua, Dr. Junus Simangunsong, S.Si., M.T.

Ditambahkan, Sumpah Pemuda 95 tahun yang lalu adalah awal pergerakan kemerdekaan, lalu 17 tahun kemudian tahun 1945 kita diantarkan pada kemerdekaan kita dan sudah terlihat tadi dari kegiatan yang dilaksanakan oleh anak-anak kita, ragam budaya yang ada di Indonesia cukup luar biasa.

Diakhir sambutannya, Dr. Junus Simangunsong, S.Si., M.T mengucapkan terima kasih atas partisipai Bapak/Ibu semua, dukungan semua pihak, orang tua, komite, pemerintah daerah, cukup luar biasa apresiasi ini.

Acara kemudian dibuka oleh Bupati Nabire didampingi Kepala BPMP Papua ditandai dengan pemukulan tifa sekaligus persembahan tarian lagu pelajar Pancasila.

Selanjutnya acara diisi dengan persembahan tari-tarian dan alat musik diantaranya tarian Papua, tari Jawa, tari Bali, tari Ambon, tari tor-tor, tari kreasi, permainan angklung, paduan suara serta nyanyi solo.

Dalam acara ini juga, disajikan makanan-makanan tradisional dari berbagai daerah.

[Nabire.Net/Sitti Hawa/Noni Matatar]


Post Related

Leave a Reply

Your email address will not be published.