INFO PAPUA PEGUNUNGAN
Home » Blog » Ruang Kelas SMA Negeri 2 Dekai Dibakar, Aparat Amankan Lokasi, TPNPB Klaim Bertanggung Jawab

Ruang Kelas SMA Negeri 2 Dekai Dibakar, Aparat Amankan Lokasi, TPNPB Klaim Bertanggung Jawab

Yahukimo, 15 Februari 2026 – Aparat gabungan bergerak cepat merespons peristiwa kebakaran yang terjadi di Distrik Dekai, Kabupaten Yahukimo, Provinsi Papua Pegunungan, pada Sabtu (14/2/2026) sore.

Peristiwa tersebut pertama kali termonitor pada pukul 15.29 WIT melalui komunikasi Handy Talky (HT) yang melaporkan adanya kebakaran di Jalan Shosa, tepatnya di area SMA Negeri 2 Dekai.

Menindaklanjuti laporan tersebut, satu regu Tim Tindak Yahukimo segera bergerak menuju lokasi untuk melakukan pengecekan sekaligus pengamanan. Setibanya di tempat kejadian perkara (TKP), personel langsung melakukan sterilisasi dan pengamanan area guna memastikan situasi tetap terkendali serta mengantisipasi potensi gangguan keamanan lainnya.

Berdasarkan hasil pengecekan awal, peristiwa tersebut merupakan percobaan pembakaran terhadap satu ruang kelas. Api berhasil segera dikendalikan sehingga tidak meluas ke bangunan lainnya.

Kepala Operasi Damai Cartenz, Faizal Ramadhani, menegaskan bahwa pihaknya akan mengusut tuntas peristiwa tersebut.

“Kami memastikan bahwa situasi di Dekai tetap aman dan terkendali. Terkait percobaan pembakaran satu ruang kelas di SMA Negeri 2 Dekai, saat ini masih dalam proses penyelidikan lebih lanjut. Satgas Gakkum Ops Damai Cartenz bersama Sat Reskrim Polres Yahukimo sedang melakukan pendalaman untuk mengungkap pelaku dan motifnya,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa aparat akan meningkatkan patroli serta pengamanan di sejumlah objek vital, termasuk fasilitas pendidikan, guna mencegah terulangnya kejadian serupa dan menjaga stabilitas kamtibmas di wilayah Yahukimo.

Setelah situasi dinyatakan aman dan seluruh rangkaian pengamanan selesai dilaksanakan, personel kembali ke Pos Sekla Yahukimo untuk melakukan konsolidasi dan pelaporan lanjutan.

Sementara itu, melalui siaran pers yang diterima pada Minggu (15/2/2026), Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB) Kodap XVI Yahukimo mengklaim bertanggung jawab atas pembakaran fasilitas pendidikan di Dekai.

Dalam pernyataan yang disampaikan juru bicara TPNPB, Sebby Sambom, disebutkan bahwa aksi tersebut dilakukan sebagai bentuk penolakan terhadap kehadiran aparat militer yang disebut bekerja sebagai tenaga pendidik di wilayah tersebut.

Aparat keamanan hingga kini masih melakukan penyelidikan lebih lanjut guna memastikan kronologi lengkap kejadian serta mengidentifikasi pihak-pihak yang terlibat.

Situasi di Distrik Dekai dilaporkan dalam keadaan aman dan terkendali, dengan aparat meningkatkan pengawasan di sejumlah titik strategis.

[Nabire.Net]

Post Related

Leave a Reply

Your email address will not be published.