INFO PAPUA TENGAH
Home » Blog » Realisasi Pendapatan Provinsi Papua Tengah Capai 90.72%, Terbaik Kedua dari 38 Provinsi

Realisasi Pendapatan Provinsi Papua Tengah Capai 90.72%, Terbaik Kedua dari 38 Provinsi

Realisasi Pendapatan Provinsi Papua Tengah Capai 90.72%, Terbaik Kedua dari 38 Provinsi
(Realisasi Pendapatan Provinsi Papua Tengah Capai 90.72%, Terbaik Kedua dari 38 Provinsi)

Nabire, Realisasi Pendapatan Provinsi Papua Tengah hingga saat ini sudah mencapai 90.72%. Hal tersebut diungkapkan Penjabat Gubernur Papua Tengah, Dr. Ribka Haluk. S.Sos., M.M., dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Pj.Sekda Papua Tengah, Anwar Harun Damanik, S.STP., MM., saat memimpin Apel Pagi, Senin (27/11/2023).

Dikatakan Ribka Haluk dalam sambutan tertulisnya, kalau dirata-ratakan secara nasional, Provinsi Papua Tengah berada di Peringkat Kedua dari 38 Provinsi di Indonesia, setelah Provinsi Kalimantan Selatan.

Terkait pencapaian tersebut, Ribka Haluk mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada BPKAD melalui Bidang Pendapatan yang membuat pendapatan dan realisasi pendapatan sesuai dengan apa yang direncanakan dalam APBD Tahun 2023.

Berbanding terbalik dengan Realisasi Pendapatan, Realisasi Belanja Provinsi Papua Tengah masih berada di urutan 3 terbawah nasional atau baru mencapai 42.22%.

“Diibaratkan rumah tangga, tabungannya banyak. Tetapi pemerintah daerah harus melakukan pelayanan kepada masyarakat. Apabila realisasi belanja sangat jauh dari yang diharapkan, artinya pelayanan kita kepada masyarakat tidak maksimal atau anggaran yang tersedia tidak diperuntukkan untuk pelayanan masyarakat, perkantoran dan lain sebagainya,” ujar Ribka Haluk.

Dijelaskan Ribka Haluk, hal ini sangat riskan, mengingat tinggal 1 bulan efektif. Jika dilihat dari sisi realisasi belanja dari program kegiatan, sub kegiatan sampai ke belanjanya, keterhambatan ini didominasi oleh pihak ketiga. “Kita akan sampaikan satu persatu apa masalahnya dan bagaimana rencananya, dan sampai dengan akhir tahun berapa persen yang bisa diserap atau direalisasikan oleh rekanan atau para pengusaha tersebut.”

“Bantuan pemerintah, bantuan keuangan atau bagi hasil ke kabupaten, minggu ini akan kami proses. Kita berharap para OPD-OPD yang berpotensi bisa mempercepat realisasi agar segera mengajukan proses pembayaran atau indeteksi belanja. Ini sudah lampu merah di posisi akhir November presentase masih di 42%”,” tegas Pj.Gubernur Papua Tengah.

Terkait penyusunan APBD 2024, dikatakan Ribka Haluk perlu disusun secepatnya sehingga RKPD bisa didorong ke Jakarta.

“Kami dari unsur pimpinan, mengucapkan terima kasih kepada kita semua yang hadir di dalam apel ini dan juga rekan-rekan kita yang belum bisa hadir. Semoga Bapak/Ibu yang tidak hadir semua dalam keadaan sehat. Kami percaya kita semua bisa bekerja dengan baik walaupun tekanan tinggi, jadwal padat, semua bisa dikerjakan dengan baik. Apabila semua bekerja dengan kompak dan solid di seluruh lini di setiap OPD. Dengan kekompakan tim dan kepercayaan dari kita sesama OPD, pimpinan, asisten, staf ahli kita percaya pasti Papua Tengah bisa mencapai target yang kita bisa maksimalkan,”tutup Ribka Haluk dalam sambutan tertulisnya.

Jumlah ASN yang hadir dalam apel pagi ini sebanyak 414 ASN.

[Nabire.Net/Edi Sutrisno]


Post Related

Leave a Reply

Your email address will not be published.