INFO PAPUA
Home » Blog » Ramai-Ramai Tolak Sistem Online Tes CPNS 2018 Di Papua

Ramai-Ramai Tolak Sistem Online Tes CPNS 2018 Di Papua

Pemerintah melalui Kemenpan-RB resmi mulai membuka pendaftaran Tes CPNS Formasi Tahun 2018, Rabu esok 19 September 2018. Seluruh persyaratan pendaftaran CPNS bisa dicek di sscn.bkn.go.id.

Provinsi Papua mendapat sejumlah formasi khusus dalam penerimaan CPNS tahun ini, yaitu formasi khusus putra-putri Papua dan Papua Barat.

Penerimaan formasi khusus putra-putri Papua dalam seleksi CPNS tahun ini mendapat perhatian dari sejumlah pihak baik oleh calon pelamar, legislator, Majelis Rakyat Papua dan pemprov Papua.

Selain permintaan kuota CPNS untuk OAP, sejumlah pihak juga keberatan dengan seleksi CPNS tahun ini yang berbasis online.

Salah satunya datang dari legislator Papua, John Gobay. Dirinya menyarankan agar semua pihak di Papua dari pemerintah hingga pelamar untuk ramai-ramai menolak penerimaan CPNS dengan sistem online.

Hal ini beralasan menurutnya, karena fasilitas internet di Papua tidak seperti fasilitas internet di daerah lain di luar Papua.

“Tidak semua daerah di Papua punya fasilitas internet yang merata. Selain itu dikhawatirkan yang banyak diterima nantinya justru non OAP daripada OAP,” katanya.

Senada dengan John Gobai, Majelis Rakyat Papua (MRP) juga dengan tegas menyatakan menolak sistem online yang diberlakukan pada penerimaan CPNS tahun ini.

Di sejumlah daerah di Papua, penolakan atas pemberlakuan sisten online dalam tes CPNS tahun ini juga kencang disuarakan, salah satunya di kabupaten Deiyai.

Menurut mereka, sistem online akan menyulitkan mereka, terlebih dengan minimnya fasilitas pendukung untuk tes tersebut, seperti internet. Karena merasa belum layak untuk melaksanakan tes online, massa meminta agar tes CPNS diganti dengan tes manual atau tes lokal.

[Nabire.Net]


Post Related

Leave a Reply

Your email address will not be published.