Polres Biak Numfor Respons Video Viral Dugaan Kekerasan ke Penginjil

Biak Numfor, 27 Juli 2024 – Video yang menunjukkan dugaan kekerasan oleh anggota Polres Biak Numfor terhadap seorang warga yang melakukan orasi tunggal telah menyita perhatian publik. Menanggapi hal ini, Polres Biak Numfor melalui Kasi Humas Ipda Joko Susilo, S.E., menyatakan telah mengambil langkah pemeriksaan internal terhadap anggota yang terlibat.
Kapolres Biak Numfor, AKBP Arie Trestiawan, SH., M.H., melalui Ipda Joko, menegaskan bahwa Polres Biak Numfor berkomitmen menjaga citra baik institusi di mata masyarakat. “Polres sudah mengambil langkah-langkah pemeriksaan internal kepada yang bersangkutan,” jelasnya saat ditemui di ruang kerjanya, Jumat (26/7). Hukuman tindakan indisipliner telah diberikan kepada oknum yang terlibat.
(Bada Juga : Oknum Polisi Diduga Pukul Penginjil di Biak, Kapolda Papua Minta Propam Selidiki)
Ipda Joko menambahkan bahwa jika korban merasa dirugikan, mereka dipersilakan melapor secara tertulis langsung ke Mapolres Biak. “Tindakan hukum selanjutnya akan dilakukan sesuai prosedur,” ujarnya. Insiden ini terjadi pada Jumat (12/7) sekitar pukul 10.30 WIT, saat persiapan upacara penjemputan dan pelepasan jabatan Kapolres Biak Numfor.
Ipda Joko menekankan bahwa Polres Biak Numfor terbuka terhadap kritik dan saran dari masyarakat, tetapi diharapkan disampaikan dengan cara yang tidak mengganggu ketertiban umum. “Kritik bagus, tapi caranya kurang elegan,” ungkapnya. Dia menyarankan agar kritik disampaikan secara resmi dan prosedural.
Menanggapi adanya pelemparan kerikil dalam video tersebut, Ipda Joko menyatakan bahwa tindakan itu adalah spontanitas tanpa niat mencederai. “Tidak ada batu besar, hanya kerikil kecil dan itu spontan,” katanya, menjelaskan bahwa situasi saat itu sedang panas dan diganggu oleh orasi yang tiba-tiba.
Polres Biak Numfor berharap agar masyarakat dapat menyampaikan kritik dan saran secara bermartabat dan prosedural untuk menjaga ketertiban dan kenyamanan bersama.
[Nabire.Net]



Leave a Reply