INFO NABIRE
Home » Blog » Peran Stasiun Geofisika Nabire Kelas III

Peran Stasiun Geofisika Nabire Kelas III

(Kantor Stasiun Geofisika Nabire Kelas III)

Nabire – Pulau Papua merupakan salah satu pulau terbesar di wilayah Indonesia, Pulau ini terbagi menjadi 2 Provinsi yaitu Provinsi Papua Barat dengan batas  0º,0” – 4º,0” Lintang Selatan dan antara 124º,00” – 132º‟0 dan Provinsi Papua dengan batas 2°25’- 9° Lintang Selatan dan 130° – 141° Bujur Timur.

Papua di bagian utara dibatasi Samudra Pasifik, sebelah selatan berbatasan dengan Laut Arafuru, sebelah barat berbatasan dengan Laut Seram, Laut Banda, Provinsi Papua Barat, Provinsi Maluku dan sebelah timur berbatasan dengan Papua New Guinea (BPS, 2010).



Selain itu Pulau Papua memiliki tataan tektonik yang dapat mengakibatkan gempabumi, terdapat 2 lempeng besar di Papua yaitu Lempeng Pasifik yang bergerak dari timur ke barat dan Lempeng Australia yang bergerak dari selatan ke utara.

Akibat dari gerakan lempeng tersebut akan menimbulkan unsur-unsur tektonik lainnya seperti sesar/ patahan local. Di Provinsi Papua terdapat Stasiun Geofisika tepatnya di daerah Nabire. Stasiun Geofisika Nabire akan membantu menganalisis serta menyebar luaskan kejadian gempabumi dan tsunami, khususnya di daerah Nabire dan sekitarnya.

Stasiun Geofisika Nabire merupakan stasiun atau kantor pengamatan gempabumi dan tsunami yang berdiri sejak tahun 2018 di Nabire, sebelumnya merupakan relokasi dari Tual, Maluku Tenggara. Secara geografis Stasiun Geofisika Nabire terletak  pada koordinat 3.376 LS – 135.473 BT dengan elevasi 4 meter di atas permukaan laut (mean sea level) yang berlokasi di daerah Kalibobo.

Tugas pokok dan fungsi Stasiun Geofisika Kelas III Nabire antara lain: melaksanakan pengamatan gempabumi 24 (dua puluh empat) jam/7 (tujuh) hari di ruang operasional menggunakan jaringan gempabumi di wilayahnya menggunakan SeiscomP3, melaksanakan pengamatan status keberlangsungan operasional jaringan gempabumi dan/atau tsunami di wilayahnya, melaksanakan taklimat (briefing) pada saat pertukaran dinas sesuai dengan prosedur, melaksanakan pengamatan status jaringan pemantau tsunami dan peralatan lain yang menjadi tanggung jawab Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika di wilayahnya, melaksanakan pengamatan petir menggunakan alat Lightning Detector.

Dalam menjalankan tugas, Stasiun Geofisika Kelas III Nabire telah bekerjasama dengan beberapa instansi pemerintah ataupun swasta untuk mengurangi atau mitigasi terhadap dampak dari gempabumi, antara lain melakukan sosialisasi, pembuatan laporan mingguan yang memuat kabar info gempa dalam seminggu, serta pembuatan bulletin bulanan atau tahunan yang memuat informasi kejadian gempabumi.

(Gambar 1. Infografis Minggu Pertama Bulan Desember 2019)

Sebagai contoh info kejadian gempabumi pada minggu pertama bulan Desember 2019 dapat dilihat pada gambar 1, yang menyatakan bahawa terdapat 8 kejadian gempabumi yang berada di daerah Nabire dan sekitarnya. Gempabumi tersebut mempunyai kedalaman  yang bervariasi yaitu 7 gempabumi dangkal (h < 60 km) dan 1 gempabumi menengah (60 km ≤ h ≤ 300 km). Selain itu gempabumi dalam minggu pertama memiliki  magnitudo yang bervariasi yaitu 4 kejadian gempabumi dengan magnitudo di bawah 3 SR (M < 3) dan 4 gempabumi memiliki magnitudo sekitar 3 SR sampai 5 SR (3 ≤ M ≤ 5). Untuk lebih jelas Klasifikasi  gempabumi berdasarkan  kedalaman dan magnitudo bisa dilihat pada table 1, dan 2.

Tabel 1. Klasifikasi Gempabumi Berdasarkan Kedalaman Hiposenter (Sumber: Michigan Technological University)

Tabel 2. Klasifikasi Gempabumi berdasarkan Magnitudo (Sumber: Michigan Technological University)

Mitigasi dini terhadap bencana gempabumi didaerah merupakan tanggung jawab kita semua agar terbentuknya daerah yang aman dan meminimallisir kerugian akibat bencana gempabumi. Oleh karena itu Stasiun Geofisika Kelas III Nabire akan terus berupaya  dalam mensosialkan kepada semua elemen masyarakat, pejabat dan beberapa instansi agar tercapainya kehidupan yang aman terhadap bencana gempabumi.

*Penulis : Nurul Ismail, S.Tr

[Nabire.Net]

Post Related

Leave a Reply

  • solih
    30 December, 2019 15:49 at 15:49

    Wah informasi yg menarik kak, informasi ini pasti dibutuhkan sma masyarakat. Soalnya lagi rame2nya gempa…

Your email address will not be published.