INFO NABIRE
Home » Blog » Penjualan Beras Menurun di Nabire Akibat Bantuan Pangan Pemerintah, Perum Bulog KC Nabire Tetap Dukung Kesejahteraan Masyarakat

Penjualan Beras Menurun di Nabire Akibat Bantuan Pangan Pemerintah, Perum Bulog KC Nabire Tetap Dukung Kesejahteraan Masyarakat

(Muhammad Rahadiyan Razak, selaku Asisten Manajer Bisnis Perum Bulog KC Nabire)

Nabire, 3 September 2024, Muhammad Rahadiyan Razak, selaku Asisten Manajer Bisnis Perum Bulog KC Nabire, mengungkapkan tantangan yang dihadapi para penjual beras akibat banyaknya bantuan pangan yang beredar dari pemerintah. Menurutnya, kebutuhan beras masyarakat saat ini sudah cukup terpenuhi oleh bantuan tersebut, sehingga penjualan beras di pasaran mengalami penurunan.

“Untuk saat ini tantangan yang kami hadapi yaitu banyaknya bantuan pangan yang beredar dari pemerintah sehingga masyarakat kebutuhan berasnya sudah cukup terpenuhi. Dalam penjualan beras ini, kita menyediakan beras itu sudah tidak sebanyak seperti biasanya sebelum adanya bantuan pangan. Jadi, karena adanya bantuan pangan dari pemerintah, meskipun penjualan kita menurun, tapi setidaknya sangat bermanfaat bagi masyarakat karena mereka sudah mendapatkan bantuan,” ujar Rahadiyan kepada Nabirenet, di sela-sela kegiatan Gerakan Pangan Murah di kawasan bandara lama Nabire, Senin (02/09).

Lebih lanjut, Rahadiyan yang akrab disapa Ryan menjelaskan bahwa meskipun margin keuntungan dari penjualan beras berkurang akibat adanya program pangan murah dari pemerintah, hal ini tidak menjadi masalah besar.

“Walaupun margin kita tidak sebesar seperti biasanya, tapi setidaknya ini tidak setiap hari kita lakukan. Kita lakukan pada saat ada event-event saja, seperti saat ini atas permintaan dari pemerintah daerah. Kami menjual dengan margin sedikit saja dan itu tidak masalah karena ini bentuk kepedulian kami terhadap masyarakat,” jelasnya.

Terkait dengan subsidi dari pemerintah, Rahadiyan menyatakan bahwa semua distributor pasti akan merespon positif. Menurutnya, dengan adanya subsidi, harga jual kepada masyarakat menjadi jauh lebih rendah dibandingkan harga distributor yang berlaku saat ini. “Jika ada subsidi, otomatis daya beli masyarakat jauh lebih tinggi karena harga-harga pangan yang dijual itu jauh lebih murah,” tambahnya.

Penurunan penjualan ini, meskipun menjadi tantangan bagi para penjual, juga dilihat sebagai langkah positif yang membantu meringankan beban masyarakat. Rahadiyan mengungkapkan harapannya agar ke depan, kolaborasi antara pemerintah dan distributor dapat terus berjalan demi kesejahteraan bersama.

*Penulis : Marsel, Siswa SMKS Kristen Anak Panah Nabire Jurusan RPL

[Nabire.Net]


Post Related

Leave a Reply

Your email address will not be published.