Pemprov Papua Tengah Teken NPHD Pemberian Hibah ke Lembaga Pendidikan dan Sosial

Nabire, 5 November 2024 – Pemerintah Provinsi Papua Tengah melaksanakan penandatanganan Nota Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) dengan sejumlah lembaga dan instansi penerima hibah, bertempat di Aula Kantor Gubernur Papua Tengah, Selasa (05/11/2024).
Penandatanganan ini menjadi landasan hukum untuk distribusi dana hibah yang akan digunakan untuk berbagai program pembangunan di wilayah Papua Tengah.
Penjabat Gubernur Papua Tengah, Anwar Damanik, S.STP., MM, dalam sambutannya mengungkapkan, perjanjian hibah ini merujuk pada berbagai regulasi penting, seperti Undang-Undang No. 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, Peraturan Pemerintah No. 12 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah, serta Peraturan Menteri Dalam Negeri No. 13 Tahun 2006 tentang Pedoman Pengelolaan Keuangan Daerah. Regulasi ini menjamin pelaksanaan dana hibah sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Anwar menegaskan bahwa dana hibah yang disalurkan akan digunakan untuk program-program yang telah disetujui, seperti yang tercantum dalam proposal dan rencana penggunaan belanja hibah. Program-program ini merupakan bagian integral dari naskah Perjanjian Hibah Daerah yang ditandatangani.
Melalui perjanjian ini, pemerintah daerah berkomitmen untuk melakukan pengawasan dan evaluasi berkelanjutan terhadap penggunaan dana hibah. Hal ini dilakukan untuk memastikan bahwa dana yang diberikan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat dan mempercepat pembangunan di Papua Tengah, khususnya dalam sektor pendidikan, sosial, dan pertahanan.
Pada kesempatan yang sama, Anwar Damanik memberikan apresiasi tinggi kepada dua yayasan yang mendapatkan hibah, yaitu:
1. Yayasan Pendidikan dan Persekolahan Gereja-gereja Injili di Tanah Papua, yang menerima dana hibah untuk pembangunan Sekolah YPPGI di Kepas Kopo, Kabupaten Paniai.
2. Yayasan Pendidikan Kristen di Tanah Papua, yang menerima dana hibah untuk pembangunan ruang kelas baru dan perabot di SD Yayasan Pendidikan Kristen Sion di Nabire.
Pemerintah Provinsi Papua Tengah percaya bahwa dengan adanya kemitraan ini, seluruh pihak penerima hibah akan mengemban tanggung jawab dengan sebaik-baiknya untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan layanan sosial di daerah tersebut.
Di akhir sambutannya, Anwar Damanik mengungkapkan rasa terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung terlaksananya program hibah ini. Diharapkan bahwa dana hibah yang disalurkan dapat mempercepat kemajuan pembangunan di Papua Tengah dan menciptakan masa depan yang lebih baik bagi masyarakat setempat.
[Nabire.Net]




Yermias degei
Tetap semangat trus sampe tujuannya
Yermias degei
Yang terhormat kepada bapak ibu
Terima kasih banyak atas kirimkan informasikan
Saya siap tunggu informasi
Oser wetapo
Oser wetapo
oserwetapoo@gmail.com
Oser@1987
Yanuarius Wakei
Pemda provinsi Papua Tengah diminta evaluasi total soal bantuan khusus untuk pendidikan, angka putus sekolah meningkat di 8 kabupaten itu tugasnya pemerintah provinsi Papua Tengah bukan bagi dan membagi2 uang…tapi Pemerintah provinsi Papua Tengah harus punya konsep untuk pendidikan Provinsi Papua Tengah untuk melihat kenapa,mengapa, terjadi peningkatan angka putus sekolah bagi anak sekolah di 8 kabupaten yang meningkat.