Pemkab Nabire Melalui DP3A Melaksanakan Peringatan Hari Kartini ke-145 Tahun 2023

Nabire, Bertempat di Kantor Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) kabupaten Nabire, Papua Tengah, telah dilaksanakan Peringatan Hari Kartini ke-145 Tahun 2023, Kamis (06/07/2023).
Hadir dalam kegiatan ini, Bupati Nabire diwakili Sekda Nabire, Piter Erari, SE., M.Si, Kepala DP3A kabupaten Nabire, Ibu Paskalina Wakey, S.Sos, Kepala Bappeda Nabire, Dr. H. Mukayat, S.Pd., M.Si., M.Pd., Kepala Dinsos Provinsi Papua Tengah, Kapolres Nabire, Danyonif RK 753/AVT Letkol Inf Justus S. Wara, Danramil 1705-01/Nabire, Kapten Inf Hengki Sawaka, Anggota DPRD Nabire, Hj.Katerine Maruanaya Jabal, Tim Penggerak PKK Kabupaten, para Tokoh Perempuan, para Tokoh Agama, dan para tamu undangan.
Laporan Ketua Panitia Hari Kartini ke-145
Acara diawali laporan Ketua Panitia yang juga Sekretaris DP3A Nabire, Ibu Wati Runggeari, S.Sos. Dikatakan Ibu Wati Runggeari, tema HUT Kartini ke-145 Tahun 2023 ini mengusung tema “Perempuan Berdaya Tingkatkan Martabat dan Kesejahteraan Bersama”.
Dijelaskan, HUT Kartini ke-145 ini merupakan agenda rutin dan program kerja dari DP3A kabupaten Nabire. Hal ini dilaksanakan untuk mengenang jasa RA Kartini, juga sebagai momentum dan memotivasi kaum peremppuan untuk meningkatkan perannnya dalam pembangunan di kabupaten Nabire dan juga menjadi inspirasi bagi perempuan untuk tidak henti-hentinnya meningkatkan kualitas diri untuk dapat lebih mandiri dalam pembentukan generasi penerus bangsa yang berkualitas secara moral dan spiritual.
Dalam acara ini juga diberikan bingkisan kepada 41 orang perempuan.
Dasar pelaksanaan kegiatan ini yaitu sebagai berikut :
-
SK Kepala DP3A kabupaten Nabire Nomor 476/260/DP3A/Tahun 2023 tentang Panitia Pelaksana Sub Kegiatan Pelaksanaan Komunikasi Informasi dan Edukasi dan Perlindungan Anak bagi keluarga
-
Dokumen Pelaksanaan Anggaran DP3A Nomor 2.08000101/DPA/2023 tentang Peningkatan Kualitas Keluarga Dalam Mewujudkan Kesejahteraan Primer dan Hak Anak Tingkat Daerah Kabupaten/Kota
Tujuan pelaksanaan kegiatan ini yaitu sebagai berikut :
-
Mengajak seluruh komponen organisasi perempuan dan segenap lapisan masyarakat untuk mengenal dan memberikan penghormatan kepada RA Kartini atas jasa dan perjuangannya terhadap bangsa dan negara
-
Menumbuhkembangkan semangat juang RA Kartini di dalam jiwa rakyat Indonesia khususnya kaum perempuan dan remaja putri yang pada masa ini sedang melanjutkan perjuangan dalam mengisi pembangunan
-
Sebagai salah satu upaya untuk membangun kesadaran masyarakat tentang pentingnya peran keluarga dan peran ibu dalam mempersiapkan dan membangun generasi penerus yang tangguh dan mulia untuk memajukan peradaban bangsa
Sasaran pelaksanaan kegiatan ini yaitu sebagai berikut :
-
Organisasi wanita dan masyarakat kabupaten Nabire, lembaga serta pelaku usaha perempuan
Pembiayaan pelaksanaan kegiatan :
-
Dana Bagi Hasil dari Anggaran DP3A tahun anggaran 2023 dan sumbangan lain yang resmi
Usai laporan dari Ketua Panitia, acara dilanjutkan dengan pembacaan Sejarah Singkat RA Kartini.
Sambutan Kepala DP3A Kabupaten Nabire
Acara dilanjutkan sambutan Kepala DP3A kabupaten Nabire, Ibu Paskalina Wakey. Dikatakan, RA Kartini adalah pejuang emansipasi yang berjasa membuat perempuan Indonesia bisa menempuh pendidikan setinggi-tingginya dan berpartisipasi di berbagai bidang dan berkedudukan setara dengan laki-laki.
“Perjuangan RA Kartini melawan diskriminasi mendorong perempuan modern saat ini untuk berani melawan penilaian yang tidak seimbang terhadap perempuan yang dianggap ujung-ujungnya menjadi ibu rumah tangga saja”, kata Paskalina Wakey.
Peran RA Kartini terhadap perempuan masa kini berhasil mencetuskan emansipasi wanita di Indonesia. Melalui emansipasi ini, Kartini menginginkan perempuan Indonesia bebas dari kedudukannya secara ekonomi dan sosial yang lebih rendah dan pengendalian hukum yang membatasi perempuan untuk maju dan mandiri.
Lanjutnya, RA Kartini dikenal sebagai pahlawan emansipasi perempuan yang mempelopori kesetaraan derajat antara perempuan dan laki-laki di Indonesia.
“RA Kartini meyakinkan perempuan Indonesia untuk mampu dan percaya diri bahwa dirinya memiliki status dan peran yang setara dengan laki-laki di masa modern seperti sekarang, perempuan dapat mengembangkan potensinya dengan lebih leluasa”, katanya.
“Untuk semua perempuan Indonesia jangan pernah ragu untuk mengejar mimpi dan mencapai tujuannya. Semangatmu akan mempengaruhi orang di sekitarmu”, pungkas Kepala DP3A kabupaten Nabire, Ibu Paskalina Wakey.
Sambutan Bupati Nabire Diwakili Sekda Nabire
Di tempat yang sama, Bupati Nabire diwakili Sekda Nabire dalam sambutan tertulisnya mengucapkan selamat Hari Kartini bagi seluruh kaum perempuan di kabupaten Nabire terkhusus kepada Kartini-Kartini yang hadir pada pagi hari ini.
Peringatan Hari Kartini ini menjadi ajang silaturahmi bagi para Kartini di kabupaten Nabire untuk ikut mengambil peran dalam pembangunan di daerah.
Kartini-Kartini di masa kini, tumbuh dan menjalani pendidikan karena pandangan bahwa pendidikan adalah kunci penting bagi emansipasi wanita.
“Perempuan yang pintar, cerdas dan hebat tentu saja akan mampu mendidik generasi muda menjadi generasi yang hebat dan bermartabat. Sudah saatnya perempuan Indonesia khususnya di Nabire harus mampu berpikir modern tanpa melupakan kewajiban-kewajibannya. Tidak terkurung dalam pemikiran lama. Tidak hanya mengkritik pemerintah tetapi ikut berpikir dan mengembangkan pikiran untuk pembangunan masa depan”, kata Bupati Nabire dalam sambutan tertulisnya.
“Atas nama pemerintah kabupaten Nabire, saya menyampaikan selamat memperingati Hari Kartini ke-145, habis gelap terbitlah terang”, tutup Bupati Nabire dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Sekda Nabire.
Acara dilanjutkan dengan pemotongan kue ulang tahun.
Sesi Wawancara
Dalam acara ini, Nabire.Net berkesempatan mewawancarai Sekda Nabire, Kepala DP3A Nabire dan Ketua Panitia Hari Kartini ke-145.
Kepada Nabire.Net, Sekda Nabire, Piter Erari, SE., M.Si, mengatakan, menyadari pentingnya peran perempuan yang sama-sama diciptakan untuk mendampingi laki-laki di dalam pemerintahan, pemerintah sudah menyambut baik upaya yang dilakukan RA Kartini dalam memperjuangkan hak-hak perempuan, maka pemerintah saat ini telah menindaklanjuti dan sudah memberikan berbagai fasilitas dan kebijakan untuk perempuan mengambil bagian dalam pembangunan baik dalam keluarga, bangsa dan negara.
Peran perempuan saat ini sangat diharapkan oleh pemerintah, karena dimana-mana perempuan sudah diberikan porsi, baik itu di aspek-aspek kehidupan, perempuan telah diberikan porsi untuk ikut membangun. Banyak perempuan yang sudah berpendidikan tinggi, berpengalaman, bekerja dimana saja.
“Harapan kami bagi para perempuan dan Kartini-Kartini yang ada di kabupaten Nabire, kami harap untuk lebih kuat, maju, cerdas dan bermartabat dan mendukung pembangunan dan kebijakan pemerintah yang dilakukan, jangan suka mengkritik tetapi memberi sumbangsih pemikiran, itulah yang sangat penting bagi kami di pemerintah”, tegas Sekda Nabire.
Sementara itu, Kepala DP3A Nabire, Ibu Paskalina Wakey, S.Sos, saat diwawancarai Nabire.Net, mengatakan bahwa RA Kartini adalah pejuang emansipasi wanita. Kartini membuat para perempuan Indonesia bisa menempuh pendidikan setinggi-tingginya, berpartisipasi dalam kursi pemerintahan atau bekerja dalam profesi yang tinggi serta berkedudukan yang setara dengan laki-laki.
“Perempuan tidak usah ragu untuk bersaing dengan laki-laki. Tidak boleh ada dikatakan bahwa perempuan jaga anak, masak di dapur, melayani laki-laki. Tetapi sekarang perempuan bisa menduduki jabatan dan bisa menempuh pendidikan setinggi-tingginya. Kami melalui pemerintah kabupaten Nabire lewat DP3A mengadakan Hari Kartini sehingga kita bisa tahu bahwa perempuan sekarang sudah setara dengan laki-laki dan memiliki hak yang sama”, kata Ibu Paskalina Wakey, S.Sos.
Lebih jauh, Kepala DP3A Nabire, Ibu Paskalina Wakey, S.Sos, mengatakan, perempuan sekarang menjadi pelopor untuk keluarga, bahkan nusa dan bangsa.
“Untuk semua perempuan Indonesia terutama di kabupaten Nabire jangan pernah ragu mengejar mimpi dan tujuan, karena apa yang diimpikan akan mempengaruhi orang di sekitar perempuan-perempuan Nabire sehingga memberi dampak positif bagi mereka. Semga dengan upaya dan usaha perempuan-perempuan Nabire ini, semua khususnya para Kartini dapat mandiri dan menjunjung tinggi martabat perempuan di Indonesia lebih khususnya di Nabire”, kata Ibu Paskalina Wakey, S.Sos.
Nabire.Net juga berkesempatan mewawancarai Ketua Panitia yang juga Sekretaris DP3A Nabire, Ibu Wati Runggeari, S.Sos. Kepada Nabire.Net, Ibu Wati Runggeari, S.Sos, menuturkan, untuk meningkatkan kualitas pemberdayaan perempuan, kita mengadakan pelatihan-pelatihan dan ketrampilan dan juga sosialisasi seperti salah satunya acara hari ini yaitu Hari Kartini ke-145.
“Tema ini yaitu “Perempuan Berdaya Tingkatkan Martabat dan Kesejahteraan Bersama” berarti kita memberdayakan orang lain khususnya perempuan yang ada sehingga mereka bisa menghidupi diri menjadi perempuan yang mandiri, kuat dan bekerja keras dalam keseharian mereka untuk meningkatkan ekonomi rumah tangga mereka. Harapan kami kepada seluruh perempuan yang ada di Nabire, Papua Tengah, tetap semangat, kuat dan bekerja keras memberdayakan diri untuk menjadi orang yang mandiri untuk menopang kehidupan keluarga menuju program Bupati Nabire yaitu Nabire Hebat”, pungkas Ibu Wati Runggeari, S.Sos.
[Nabire.Net/Edi Sutrisno/Sitti Hawa]





















Leave a Reply