INFO PAPUA
Home » Blog » Mengenal Spesies Anjing Purba Yang Ada Di Dataran Tinggi Papua

Mengenal Spesies Anjing Purba Yang Ada Di Dataran Tinggi Papua

(Anjing Papua Nugini yang ditemukan di dataran tinggi Papua/Sumber Foto.New Guinea Highland Wild Dog Foundation)
(Anjing Papua Nugini yang ditemukan di dataran tinggi Papua/Sumber Foto.New Guinea Highland Wild Dog Foundation)

Jayapura – Anjing Papua atau memiliki nama latin Canis dingo hallstromi, adalah jenis anjing paling primitif yang diperkirakan sudah ada di dataran tinggi Papua sejak ribuan tahun lalu.

Anjing yang juga disebut anjing bernyanyi Papua Nugini ini berasal dari jenis yang istimewa sama seperti nama latinnya.

Anjing ini tidak menggonggong seperti anjing lain pada umumnya, namun anjing ini mengeluarkan suara teriakan panjang atau melolong seperti bernyanyi (mirip serigala), sehingga disebut anjing bernyanyi Papua Nugini.

Dapat dijumpai di dataran tinggi Papua dengan ketinggian 3352 m dpl hingga 4267 m dpl, anjing ini hanya tersisa beberapa ekor saja dari jenis yang asli.

(Anjing Nugini/Sumber Foto.New Guinea Wild High Dog Foundation)
(Anjing Nugini/Sumber Foto.New Guinea Wild High Dog Foundation)

Pada tahun 2016, anjing Papua ini dijumpai di Puncak Jaya Papua dengan ketinggian 3460 hingga 4400 m dpl oleh Tim Peneliti yang dipimpin ahli zoologi James K McIntyre dan para peneliti dari Universitas Papua (Unipa) yang tengah melakukan pencarian serupa. Mereka kemudian bekerja sama dan mendapat bantuan tambahan dari PT Freeport Indonesia serta Southwest Pacific Research Foundation.

Dikutip dari Sciencealert.com, hasil tes DNA menunjukkan bahwa anjing yang ditemukan memang jenis anjing tertua yang ada saat ini dan, ternyata, memiliki hubungan darah dengan dingo Australia (Canis dingo) dan anjing bernyanyi Papua Nugini (Canis hallstromi). Canis hallstromi juga baru ditemukan kembali pada 2012 setelah menghilang selama 23 tahun.

Anjing Papua ini berbeda dengan anjing-anjing yang ada di wilayah pesisir Papua. Anjing di wilayah pesisir Papua sudah melewati proses persilangan dengan anjing jenis lain.

Jenis anjing Nugini yang asli mempunyai garis keturunan yang dekat dengan dingo. Walaupun dapat dikategorikan sebagai anjing primitif tetapi sepintas tak jauh berbeda dengan anjing kampung yang biasa dipelihara oleh masyarakat Papua. Ekornya berbentuk seperti kail dengan telinga bagian atas menyerupai segitiga yang berdiri tegak.

*Penulis, Hari Suroto, Peneliti Balai Arkeologi Papua & Dosen Antropologi Uncen, yang tulisannya dikirimkan kepada Nabire.Net

[Nabire.Net]


Post Related

Leave a Reply

Your email address will not be published.