INFO PAPUA
Home » Blog » Mahasiswa UNCEN Minta Pihak Kampus Sikapi Pembubaran Aksi Demonstrasi Pada Hari Perempuan Internasional 2019

Mahasiswa UNCEN Minta Pihak Kampus Sikapi Pembubaran Aksi Demonstrasi Pada Hari Perempuan Internasional 2019

Jayapura – Aksi lanjutan mahasiswa Universitas Cendrawasih Jayapura Papua yang memprotes pembubaran aksi pada hari perempuan internasional 2019 tanggal 8 Maret lalu, kembali dilaksanakan, senin pagi (11/03).

Aksi yang dilaksanakan di halaman kampus Uncen, senin sekitar pukul 06.30 pagi tersebut, berisi tuntutan agar Rektor Uncen mencabut kerjasama antara pihak kampus Uncen dengan pihak kepolisian terkait pembubaran aksi demonstrasi yang dianggap berlebihan.

(Baca Juga : Aksi Peringati Hari Perempuan Internasional 2019 Di Jayapura Dibubarkan)

Menurut mahasiswa seharusnya pihak kepolisian harusnya mengawal dan mengawasi jalannya demonstrasi bukan membubarkan, apalagi demonstrasi yang dilaksanakan adalah demonstrasi damai dalam rangka hari perempuan internasional 2019.

Dalam aksi ini, koordinator lapangan dari 9 Fakultas yang ada di Uncen meminta agar pihak kampus maupun kepolisian membuka ruang demokrasi bagi mahasiswa bukan membungkam ruang tersebut, apalagi mahasiswa memiliki hak sesuai otonomi kampus.

Penanggung jawab aksi Ferry Kombo dari BEM Umum Uncen juga meminta kepada Rektor Uncen untuk menyikapi pembubaran aksi yang dilakukan kepolisian 8 Maret lalu dan melarang pihak kepolisian untuk masuk kedalam lingkungan kampus.

Ferry Kombo meminta agar Rektor juga mengundang Gubernur Papua, DPRP dan Kapolda Papua untuk hadir membicarakan persoalan ini dengan mahasiswa.

*Penulis Loncky Makay/Sekretariat BEM Uncen Papua

[Nabire.Net]



Post Related

Leave a Reply

Your email address will not be published.