Mahasiswa Papua Gelar Aksi Mimbar Bebas di Jayapura, Desak PBB Investigasi Perampasan Tanah dan Hutan Adat

Jayapura, 5 Juli 2025 – Mahasiswa Papua menggelar aksi spontan berupa Mimbar Bebas di halaman Kampus Universitas Sains dan Teknologi Jayapura (USTJ), Jumat (04/07/2025). Aksi ini digelar dalam rangka menyambut kedatangan Indigenous Peoples dan perwakilan Pelapor Khusus Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di West Papua, Jayapura.
Dalam aksi tersebut, Mahasiswa Papua menyampaikan sejumlah tuntutan penting kepada PBB dan UNHCR, antara lain:
-
Dukungan penuh terhadap kehadiran dan pertemuan antara Indigenous Peoples dan perwakilan Pelapor Khusus PBB.
-
Desakan kepada Pelapor Khusus PBB untuk segera melakukan investigasi terhadap perampasan tanah dan perusakan hutan adat milik Indigenous People of West Papua.
-
Permintaan agar Pelapor Khusus PBB menyampaikan kepada UNHCR untuk segera melakukan investigasi terkait kondisi pengungsi Indigenous People of West Papua di wilayah tersebut.
-
Seruan penyelamatan Raja Ampat dari ancaman kerusakan lingkungan.
-
Penolakan terhadap proyek strategis nasional (PSN) di Merauke dan Papua.
-
Penolakan terhadap eksploitasi sumber daya alam di Blok Wabu.
Aksi ini juga mengangkat sejumlah tagar yang menjadi simbol perjuangan mereka, seperti #PapuaBukanTanahKosong dan #SaveIndigenousPeopleOfWestPapua.
Stenly Dambujai, salah satu orator dalam aksi tersebut, menegaskan bahwa gerakan ini adalah bentuk kepedulian terhadap hak-hak masyarakat adat Papua dan lingkungan hidup yang semakin terancam akibat eksploitasi dan konflik berkepanjangan.
[Nabire.Net]


Leave a Reply