INFO PAPUA
Home » Blog » Mahasiswa Intan Jaya Kota Studi Sulawesi Utara Tolak Pengelolaan Tambang Blok Wabu

Mahasiswa Intan Jaya Kota Studi Sulawesi Utara Tolak Pengelolaan Tambang Blok Wabu

(Mahasiswa Intan Jaya Kota Studi Sulawesi Utara Tolak Pengelolaan Tambang Blok Wabu)

Nabire, Mahasiswa Intan Jaya kota studi Sulawesi Utara menyatakan sikap tegas menolak pengelolaan tambang emas blok Wabu oleh MIND ID.

Hal tersebut dibenarkan Aprianus Sani selaku salah satu mahasiswa asal Intan Jaya kota studi Sulawesi Utara, kepada Nabire.Net, senin (08/03/21).

Menurut mahasiswa, pengelolaan Blok Wabu tidak untuk kepentingan rakyat di Papua khususnya di Intan Jaya, tapi untuk kepentingan kapitalis dan negara asing yang hanya merusak sumber daya alam di Papua dan mengakibatkan jatuhnya korban jiwa.

Lanjut Aprianus, kehadiran Freeport di Timika sudah menjadi contoh pengrusakan SDA di Papua, bahkan telah banyak jatuh korban akibat konflik hingga pelanggaran HAM.

“Kami dengan tegas menyatakan menolak pengelolaan Blok Wabu, karena hanya akan menghancurkan alam Intan Jaya dan warga pribumi. Kami minta pemerintah pusat, provinsi dan daerah agar stop dan cabut ijin usaha pengelolaan tambang tersebut, karena pemilik ulayat juga sudah menolak 100%,” tegas Aprianus.

Aprianus juga mengecam aktor-aktor politik lokal yang hanya memperjuangkan kepentingan pribadinya dibalik rencana pengelolaan blok wabu ini.

Kecaman dan penolakan yang sama juga disampaikan Yudas Sondegau. Dikatakan, Intan Jaya adalah milik warga Intan Jaya bukan milik Jakarta. Oleh karena itu, keinginan mengelola Blok Wabu tanpa persetujuan warga Intan Jaya adalah murni pelanggaran HAM.

Sementara itu, Henderika Sani, mahasiswa Intan Jaya lainnya juga menolak pengelolaan Blok Wabu. Keberadaan Blok Wabu katanya, justru menghadirkan pihak militer sehingga terjadi konflik bersenjata antara pihak militer dengan OPM.

[Nabire.Net/Musa Boma]


Post Related

Leave a Reply

Your email address will not be published.