Kepala Sekolah SD Negeri Inpres Kalibobo Nabire Terus Melakukan Pendataan NISN Siswanya
Hingga saat ini, siswa/i SD Inpres Kalibobo Nabire yang telah mengikuti Ujian Nasional Tahun Ajaran 2015/2016, belum memiliki Nomor Induk Siswa Nasional (NISN).
Hal tersebut dikemukakan Kepala Sekolah SD Negeri Inpres Kalibobo Nabire, David Kayoi.
Dalam penjelasan David Kayoi, dalam 2 sampai 3 bulan belakangan, pihaknya terus melakukan pendataan data siswa bersama operator Dapodik untuk merampungkan NISN.
“Setiap tahun ajaran baru, seluruh data siswa harus dirampungkan baru diupdate ke pusat. Siswa SD Negeri Inpres Kalibobo sendiri ada 500 siswa, karena siswa ini terlalu banyak, maka kami butuh waktu untuk mendata secara akurat bersama operator Dapodik, sebelum diupdate ke pusat,” tutur David Kayoi.
Kegiatan Belajar Mengajar SD Inpres Kalibobo Nabire
Sementara ketika ditanyakan tentang proses belajar mengajar di SD Negeri Inpres Kalibobo Nabire, Kepala Sekolah SD Negeri Inpres Kalibobo, David Kayoi mengatakan, KBM di sekolahnya berjalan dengan normal. Jumlah guru sebanyak 28 orang ditambah 1 orang operator Dapodik. Dari ke 28 orang guru tersebut, 10 diantaranya PNS, sisanya honorer.
Terkait kondisi sekolah yang kelihatannya seperti tidak terawat, dengan pagar sekolah yang kondisinya memprihatinkan, David Kayoi menjelaskan, pembuatan pagar sekolah merupakan tanggung jawab pihak pemerintah melalui Dinas Pendidikan. Hal ini sudah diajukan pihaknya ke Dinas Pendidikan. Sedangkan dana sekolah selama ini tidak bisa mengakomodir pembuatan pagar, karena sudah terpakai untuk pembayaran keperluan sekolah yang lain dan honor guru.
Oleh karena itu David Kayoi meminta perhatian dari pihak terkait, atau dari pihak swasta, bahkan para alumni SD Inpres Kalibobo agar bisa memperhatikan kondisi sekolah SD Negeri Inpres Kalibobo.
(Alexander Saudilla/RRINabire)



Leave a Reply